Dalam rangka peringati 93 tahun hari penyiaran Nasional bertema ” Hidupkan konten budaya lokal tanggung jawab siape ? Pimpinan Cabang BSI (Bank Syariah Indonesia) Abdullah Najib sponsori Seminar KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) DKI Pimpinan Ahmad Sulhy bersama Panelis Beky Mardani (Pimpinan Lembafa Kebudayaan Betawi), DR Nanda Khairiyah (Dosen Komunikasi), Regina N S (PR Specialys), Moderator Siti Rafiningsih S Kep dibuka Rektor UIA Prof DR H Masduki Ahmad di Kampus UIA jalan Jati Waringin, Pondo G D, Jakarta timur, 7 April 2026 pagi.
Dengan ” Siaran terjaga, Jakarta menyala ” dihadapan Mahasiswa UIA dan lainnya, Manajer BSI Abdullah Najib yang optimis dari keluarga Kahmi, mengatakan kolaborasi BSI dan UIA nyaman dan kenyang hindari bagai tikus wafat dilumbung padi, maka gerakan menabung Emas ke Bank Syariah Indonesya / BSI dengan 50.000 -rupiah sambil B’ ol keluarga kita bisa dukung kearifan budaya lokal Betawi yang punya cadangan besar emas di Papua dan
NTB.
Panelis Beky Mardani Ketua LKB, yang pengalaman anggota KPID DKI sehingga terpilih M Sulhy Ketua KPID DKI.
Beky mengutip Statemen Gubernur DKI
Betawi inti Budaya DKI dan Seniman Betawi mampu ciptakan karya lokal digemari masyarakat dan memiliki rating tinggi, sehingga menguntungkan pemilik media,seperti film Si Doel Anak Sekolahan, Bajaj Bajuri, Lenong Rumpi, Tukang Bubur Naik Hj, maka tidak ada alasan pihak media menolak karya lokal untuk tampil di medianya.
”Tapi seniman juga harus tahu diri ditantang karya yang menarik.
Budaya Betawi sangat beragam dan dinamis tidak akan habis dikesplor,” ungkap Beky, yang pernah wawancara tokoh Arbi Sanit, UI.
Karakat (Hadir antara lain) Ervan P (Pusat Study Betawi), Ismailutan PJMI, KPID DKI Luli Barlini, Sultan, Vina, Sri H, Ananda I, Reza A, Dosen Misbach F. *Mahdi
*madjpu/ wi/ nf/ hh/ 090426
Views: 26







