Gambar kanan: Sri Sultan Hamengku Buwono VII Gambar kiri atas: Pabrik gula dan speritus Madukismo Gambar kiri bawah: Ridar Harahap bersama Radenmas Triyanto Prastowo turun temurun Hamengkubuwono VII
WARTAIDAMAN.com
Sri Sultan Hamengkubuwono VII memiliki nama kecil GRM. Murtejo. Ia lahir dari pasangan Hamengkubuwono VI dengan permaisuri pertamanya yang merupakan keturunan Pakubuwono VIII Surakarta pada tanggal 4 Februari 1839.
Beberapa referensi sejarah Yogyakarta mengatakan, penyebutan Sultan Sugih yang diterima oleh Hamengkubuwono VII adalah simbol gelar dari masyarakat Yogyakarta karena beliau dianggap sebagai pemimpin yang paling kaya.
Kekayaan Sultan Sugih tercermin dari beberapa pembangunan dalam sektor industrialisasi pabrik-pabrik gula di Yogyakarta. Adapun salah satu peninggalannya saat ini adalah pembangunan pabrik gula Madukismo di daerah Bantul Selatan.
Sultan yang lahir dari Permaisuri cantik keturunan tahta Surakarta ini juga terkenang sebagai sosok orang tua yang baik. Di masa tuanya mendiang HB VII sering memberikan hadiah-hadiah tak terduga untuk cucu-cucunya.
Sultan Hamengkubuwono VII menjabat jadi pemimpin Mataram yang disegani itu dibuktikan dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) tumbuh dengan pesat di kalangan sosial orang Eropa, dan Ningrat Kerajaan.
Salah satu bukti kemajuan zaman ke arah modern yang terjadi di Yogyakarta pada masa Sultan Sugih tercermin dari pembentukan infrastruktur. Seperti membangun jalan kereta api, lori-lori kereta untuk pabrik gula, dan pembangunan sumber daya manusia melalui lembaga-lembaga pendidikan formal Eropa.
Peninggalan Sultan Sugih meliputi berbagai bidang termasuk pembangunan seni, ekonomi dan budaya serta bangunan monumental yang masih dapat kita saksikan sampai saat ini.Dalam bidang seni beliau menciptakan beberapa tarian antara lain Tari Bedaya Sumreg, Srimpi Dhendang Sumbawa dan Bedaya Lala.
Termasuk bangunan monumental antara lain Tugu Golong Gilig (tugu kota Jogjakarta), Pendopo Agung Kedhaton Ambarukmo, Pesanggrahan Ambarukmo yang merupakan tempat tinggal Sultan Hamengku Buwono VII dan beberapa bangunan lainnya. (Ridar)
Views: 287







