Monumen Hadiah Seorang Ibu Jepang

Posted by : wartaidaman 04/04/2025

 

WARTAIDAMAN.com   

 

 

Bila anda berkunjung ke Candi Mendut jangan lupa melihat sebuah prasasti dari bahan tembaga dan pilar batu andesit bertuliskan huruf Jepang dan tertera tahun 1985 diresmikan.

Menurut keterangan seorang penjaga pintu masuk ke lokasi Candi Mendut Eko Nurin monumen itu dipersembahkan seorang warga negara Jepang sebagai ungkapan terimakasih dan jalinan persahabatan antar kedua negara sahabat.

“Menurut cerita yang saya dengar monumen itu hadiah dari seorang ibu dari Jepang. Sebagai ungkapan syukur anaknya yang sakit parah sembuh setelah ibu itu berdoa di candi Mendut” kata Eko Nurin hari Kamis (3/4/2025).

Suatu ketika, Miyagawa demikian nama wanita Jepang yang merupakan pengikut ajaran Budha Shingon atau salah satu aliran utama Agama Budha di Jepang, mendapatkan ilham untuk pergi ke daerah Mendut ini untuk memanjatkan doa untuk kesembuhan anaknya di Candi Mendut.

Lalu dia sembahyang di Candi Mendut ini, dan waktu itu dia berjanji, apabila anak saya sembuh, maka saya akan membangunkan sebuah persembahan sebagai ungkapan terima kasih,” lanjut Louie. Saat kembali ke Jepang, keajaiban datang. Miyagawa mendapati anaknya sembuh dari penyakit yang diderita selama ini.

Monumen ini dibuat oleh sanggar seni pahat batu Sanjaya milik Dulkamid Djayaprana, seorang pemahat dari dusun Prumpung desa Tamanagung, Muntilan. Selain itu, monumen juga sudah mendapatkan izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat itu.

“Setiap wisatawan yang berasal dari Jepang sebelum berkunjung ke Candi Borobudur biasanya mampir dulu melihat monumen itu” kata seorang pemilik kios kerajinan dan souvenir. (Ridar).

RELATED POSTS
FOLLOW US

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *