Beranda / UMKM & Kuliner / Percepatan Program SEHATI di DIY

Percepatan Program SEHATI di DIY

Gambar Kiri: Para narasumber bersepakat untuk bersama sama mempercepat realisasi wajib bersertifikat halal
Gambar Kanan: Para UMKM yang mengikuti Talkshow juga mendisplay berbagai macam produk yang sudah bertifikasi halal

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY tanggal 6 – 8 Maret 2026 mengadakan acara Gelar Potensi Industri Kerajinan Jogja di Alun alun Royal Ambarrukmo Hotel.
Yang menarik dalam kesempatan ini juga diadakan Talkshow yang menghadirkan dengan topik Ekonomi Syari’ah khususnya berkaitan dengan percepatan pelaksanaan program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) yang merupakan inisiatif dari BPJPH atau Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk memfasilitasi sertifikasi halal secara gratis bagi Usaha Kecil Menengah melalui mekanisme self-declare (pernyataan mandiri).
Untuk itu dihadirkan sebagai pembicara, Kepala BPJPH Jawa Tengah dan DIY, Ika Efrilia,SE,MM, Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (DEKRANASDA) DIY, Tazbir Abdullah serta Pimpinan Lembaga Pendampingan Proses Produk Halal EWI, Roy Renwarin.
Dihadapan puluhan pelaku usaha kecil dan menengah disampaikan oleh BPJPH bahwa pihaknya akan memberi bantuan kepada para UKM di DIY agar segera dapat memanfaatkan program ini sejalan dengan batas waktu yang ditetapkan oleh pemerintah untuk implementasi sertifikasi halal.
Menurut Ika Efrilia, percepatan sertifikasi adalah dalam rangka implementasi WHO (Wajib Halal Oktober).
Sebagaimana kita ketahui, bulan Oktober 2026 ini adalah batas waktu bagi produk makan dan minum wajib bersertifikat halal, khususnya bagi pelaku UMKM di Indonesia sebagaimana diatur dalam UU No.33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Tazbir menyampaikan bahwa Dekranasda DIY akan mendukung program percepatan sertifikasi ini karena hal ini sangat penting bagi peningkatan kualitas atau standar produk usaha para UMKM agar dapat meningkatkan penjualan dan pertumbuhan bisnis pelaku UMKM di DIY.
Roy Renwarin menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpin nya sudah menjadi partner Kementerian Pariwisata salam mempersiapkan Sertifikat Halal untuk produk UMKM di Jogja.
Juga termasuk UMKM di desa desa wisata di DIY.
Dari diskusi dengan para pengusaha dapat disimpulkan bahwa kesadaran akan penting nya sertifikat halal bagi produk produk mereka yang sekaligus daya saing dengan produk negara lain , semakin baik.

Kita berharap Jogja dapat menjadi daerah yang pengguna sertifikat halal terus meningkat.

(miran)

 

 

 

 

 

 

ta/ wi/ nf/ 110926

Views: 63

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *