Beranda / SEMESTA / SIBUK PANITIA REUNI 212 / 2025 UMUMNYA TAK BISA NIKMATI ORASI PANGGUNG

SIBUK PANITIA REUNI 212 / 2025 UMUMNYA TAK BISA NIKMATI ORASI PANGGUNG

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Dari puluhan Stand organisasi pendukung pendukung hari libur Uquwah Nasional malam syahdu reuni 212 (2 Desember) tahun 2025 yang dikordinir FPI (Front Persodaraan Islam) Pimpinan Habib Riziek Shihab dan GNPF (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa) pimpinan KH Sobri Lubis.

Acara dimulai jam 17 hingga jam 23 sebagai Panitia umumnya tidak bisa nikmati khusyu Doa dan Orasi para tokoh Muslim Nasional karna luar biasa entusias jumlah hadirin menurun 2 juta lebih jamaah.

Dibayangi fenomena extrem musim bandang Sumut juga menghantui mulai gerimis ba’da Asar ketika Demo Orasi bela Plestin di depan Kedubes Zionis USA dijalan belum Merdeka Selatan dekat Monas macetkan lintas kendara.

Sebagian organisasi 212 layan Konsumsi, Kesehatan, Keamanan, Kebersihan 10 Truk WC rampung kecuali sub tenda kekurangan sambungan kabel Listrik sehingga bagai tenda remang pasar malam.

Ba’da Asar sub Tenda Makanan mulai kewalahan layani pengunjung tak sabar antri di tenda yang pioner sediakan makanan Baxo, nasi, kue, minuman es, kopy.

Ketika Azan magrib sub pengunjung bingung wudhu antri panjang di 10 truk wc tanpa tera ikhwan / Ikhwan maka terpaksa minta Mineral bergantian Wudhu Tayamum numpang solat dengan koran tiker seadanya.
Bada magrib doa khotmilx Quran hingga Isya 107 kali dan sebagian pengunjung sibuk cari makan minum gratis padati semua stand sampai ada yang koleksi makanan.

Dari stand pos 6 Emak emak Aspirasi Indonesya Pimpinan Waty Imhar yang tendanya uniek diikat rafia 4 batu bikin kesandung gelap karna kabel listrik kurang panjang dan lampu remang

Stand kuliner Emak Aspirasi bada Isya sibuk sajikan nasi kotak mini, roty dan mineral diserbu hadirin yang sulit antri seperti umat Islam maka dilayani Panitia Jati Ningsih, Royaningrum, dr Jovial, Fisda, Ria, Yacoub, Madi, Nedia, Fitri, Indrawati, Heny, Mahdi, Saidah, Arie, Nina, Amir, Ain, dr Taufan, Yazid, Heny, Rosalinda, Marsya, Firman.

Kebetulan Wartawan tandang ke Stand Emak Aspirasi ini jumpa Pimpinan Waty Imhar berharap kepada Pemerintah 2 Desember dijadikan Hari Uquwah libur Nasional dan 15 Maret menjadi Hari libur Internasional Peringatan Anti Islamo Phobia.

Kurang izhar speker dari orasi para elit 212 Imam Besar Habib Ruziek Shihab, Prof Eggi Sudjana, Marwan Batu Bare, Refly Gerung,atan Gubernur DKI Pramono Anung, Wamenag Romo Syafii, Zaitun Rasmin, Muhidin MUI, Wafi Maymon, Yusuf Martha, Munarman, Mikdad.

Namun sempat terdengar Orasi Prof Eggi Sudjana Mastal akhiri acara dengan membacakan Amanat juang RI dari sejarah Muslim melawan Penjajah Belanda.

Sejarah awal 212 dari tahun 2016 dengan aksi bela islam hingga kini versus rezem olygarkhe.
Revolusi akhlaq akan merdekakan RI dari penjajah bangsa sendiiri :
1.gelorakan persatuan bantu Musibah domestik di Sumut dan Plestine.
2.Politis status Nasionalkan Bencana Sumut.
3.Kepastian hukum sanxi perampok Sumber daya Alam
4.Dukung Presiden Prabowo basmi KKN
amoral Miras narkoba LGBT, Riba.
5.Waspada Bahaya Latent PKI bangkit via Islamo phobia.
7.Merdekakan Plestin kerjasama OKI (organisasi Konprensni Islam).

Disayangkan sering Demo FPI Wartawan sulit konfirmasi bagai Feodal.* Mahdi

Views: 51

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *