WARTAIDAMAN.com
Oleh : Yadhie Mohammad
Tanam singkong tumbuh jagung
Kereta cepat disebut whoos….
Bapaknya tukang bohong anaknya tukang tipu
Doa rakyat cepatlah kalian mampus!
Ini sepenggal pantun tentang kemuakan rakyat di Negeri Kutukan
Di Negeri Kutukan semua masalah bisa dibimsalabim abrakadabra
Katanya mau buru koruptor hingga laut Antartika
Jebule malah wus wus pasang badan untuk utang antar kita
Utang nyolong, utang nyopet sudah bukan rahasia
Tertawalah Wiwi
Tersenyumlah Wowo
Di Negeri Kutukan pencopet dan maling bisa bergantian menjadi raja dan istana disulap menjadi yayasan penitipan anak
Aku muak
Setiap kali orang-orang dungu berseliweran di kuping sambil berbisik: ini bagian dari hiden strategy
Hiden strategy ndasmu!
Aku pikir kau macan Asia!?
Jebule macan ompong yang bersimpuh di kaki Anjing kurap!
Aku pikir kau ayam jantan dari Timur!?
Jebule ayam sayur yang siap diopor sebagai hidangan lelembut para penghuni Gunung Kawi!
Apakah itu yang membuat mulut kau tak pernah terkatup dan selalu harus berteriak: hidup Wiwi… di tengah orang-orang yang tersakiti?
Di Negeri Kutukan semua masalah bisa disirep dengan ajian omon-omon
Katanya di dada kau terselip Dewi Keadilan
Jebule kau tak ubahnya calo ijazah Pasar Pramuka!
Karena kau tetap memilih timbul bersama Anjing Kurap ketimbang tenggelam bersama rakyat
Rakyat kau sorong ke kandang tikus sementara si Anjing Kurap tak tersentuh pedang keadilan!
Ijazah palsu tetap melenggang dan ijazah bodong kini kembali menggonggong
Tertawalah Wiwi
Tersenyumlah Wowo
Di Negeri Kutukan semua bisa disirep ajian omon-omon
Coba tanya: sudah setahun kerja kau apa?
Ekonomi makin menjepit sampai ke anak, cucu dan cicit
Utang kian melangit membuat rakyat kian singit
Saat rakyat menjerit jebule perut kau tambah buncit
Anjrit!
Memang benar muka kau muka silit
Terus saja omon-omon
Terus saja ngecuprus
Terus saja nggedabrus sampai kelak rakyat bangkit dan bikin kau mampus
Kampung Raden, 9/11/25
*turpop/ pjmi/ wi/ nf/ 091125
Views: 54







