Beranda / SYIAR HIJRAH / APA ARTINYA SLOGAN:”PERBAIKI SHOLATMU, MAKA ALLOOH AKAN MEMPERBAIKI HIDUPMU!”

APA ARTINYA SLOGAN:”PERBAIKI SHOLATMU, MAKA ALLOOH AKAN MEMPERBAIKI HIDUPMU!”

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Oleh: Amir Kumadin

 

Slogan dalam judul di atas sudah viral di mana-mana. Sampai-sampai menjadi kata *tautologi*, tong kosong berbunyi nyaring, dan sejenisnya.

Padahal slogan itu memiliki makna yang sangat luas dan komprehensif. Bukan sekedar mudah diucapkan lisan dan indah didengar telinga.

Apa yang disebut baik dalam konteks sholat? Tentu bukan hanya baik, tapi harus benar sejauh yang Anda mampu dan jangkau menurut ilmu Fiqh dan ilmu hakikat.

Mari kita kupas satu demi satu….!!!

1. Untuk sampai kepada ibadah sholat, Anda wajib melewati beberapa tahap. Yang pertama sekali, Anda harus tahu cara bagaimana bersuci (ber-thoharoh) dengan benar, baik bersuci dari hadats kecil maupun dari hadats besar. Anda harus tahu dan ngerti (paham) cara bagaimana Anda membersihkan diri dari hadits kecil (BAB & BAK) dengan baik dan benar. Anda harus tahu dan ngerti cara bagaimana Anda Mandi Janabah, Mandi Haid, dan Mandi Nifas dengan baik dan benar. Memperbaiki sholat Anda, maka dari sini titik tolaknya.

2. Tahap berikutnya adalah, Anda harus tahu cara bagaimana Anda wudhu dengan baik dan benar. Karena sholat bisa menjadi absyah jika dengan wudhu terlebih dahulu. Berarti agar sholat Anda bisa dilakukan dengan benar dan absyah, maka wudhu Anda harus baik dan benar terlebih dahulu. Memperbaiki sholat mengandung arti bahwa Anda harus memulai memperbaiki cara bagaimana wudhu yang baik dan benar.

3. Itulah dua tahap yang wajib Anda lalui sebelum Anda melakukan ibadah sholat. Sholat yang dikerjakan dengan *TIDAK Tuma’ninah* saja tidak syah, apalagi jika *TIDAK berthoharoh secara baik dan benar,* sudah dapat dipastikan bahwa sholat yang Anda lakukan *TIDAK SYAH…!!!* Dalam hal ini berlaku kaidah Ushul Fiqh: *Al-wasaa-ilu lahaa ahkaamul maqooshid* “Sarana-sarana itu memiliki hukum yang sama dengan tujuannya”. Dan juga, *Maa laa yatimmul waajibu illaa bihii fahuwa waajib* “Perkara wajib yang tidak sempurna kecuali dengannya, maka perantara (sarana) itu menjadi wajib”.

4. Anda mesti mulai memperbaiki bacaan yang ada di dalam sholat. Artinya, Anda mulai lagi belajar membaca Al-Qur-an dengan baik dan benar terlebih dahulu (belajar Tajwid dan Tahsin). Karena sholat tanpa membaca Suroh Al-Faatihah itu tidak absyah.

5. Anda mesti tahu syarat, rukun, wajib, dan sunnah dalam sholat. *Rukun dan wajib itu sama-sama wajib, akan tetapi wajibnya rukun itu di atas wajibnya wajib*.

6. Anda mesti belajar dan tahu cara bagaimana gerakan dan posisi anggota tubuh Anda saat dimana Anda sedang sholat. *Misal, ketika Anda ruku’, posisi kaki semestinya tegak lurus, bukan nekuk/bengkok (posisi lutut tegak lurus) kecuali Anda kakinya sedang sakit atau Anda seorang engkong-engkong (ada ‘udzur), dan posisi telapak tangan berada pada pas lutut, serta punggung dan kepala posisi lurus herisontal/datar*.

7. Sholat tidak tergesa-gesa, baik karena ada urusan dunia maupun sudah menjadi kebiasaan. Sempurnakanlah bacaan sholat Anda. Misal, dalam bacaan sujud, *”sub-haana robbiyal a’-laa wa bihamdih* sebanyak 3 kali. *Bukan baca wes-wes tidak jelas…!* Atau baca subhaanallooh saja, kecuali dalam sholat sunah. Dalam sholat sunah pun bacaan-bacaan sholatnya harus sempurna seperti ketika Anda sedang sholat wajib 5 waktu, jika konteksnya Anda ingin memperbaiki sholat Anda.

8. Belajar cara bagaimana Anda memahami dan menghapal arti daripada bacaan-bacaan dalam sholat. Point ini merupakan salah satu metode bagaimana Anda bisa menjalankan sholat dengan khusyu’.

9. Anda harus mulai sekarang sholat tepat waktu (*ash-sholaatu ‘alaa waqtihaa*). Jika Anda mendengar panggilan Adzan, maka bergegaslah untuk berwudhu. Bahkan jika tidak ada udzur, maka Anda sudah siap-siap untuk sholat 10 sampai dengan 15 menit sebelumnya.

10. Bagi Anda yang merasa laki-laki, maka sholatlah dengan berjama’ah secara konsisten 5 waktu, dimanapun Anda berada, baik di musholla maupun di masjid.

11. Untuk memperbaiki sholat Anda, maka Anda mesti melakukan sholat-sholat sunnah, baik sholat qobliyah-ba’diyah maupun sholat sunnah mutlak lainnya.

12. Anda mesti tahu apa itu hakikat, visi, dan tujuan sholat yang Anda lakukan. Hal ini sudah dijabarkan secara analitis dan ilmiah dalam tulisan saya yang lain, yakni *Jangan Sampai Sholat Anda Hanya Menyembah Tikar Sembahyang* dan *Sholat 24 Jam Sehari Semalam*.

13. Pada saat yang berbarengan, Anda harus memperbaiki akhlak dan perilaku Anda dalam kehidupan sehari-hari.

14. Indikator bahwa sholat Anda sudah baik dan benar adalah, sholat Anda sudah bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar, baik di dalam maupun di luar diri Anda…!

Dari 14 point di atas tersebut merupakan satu kesatuan yang utuh, yang tidak bisa Anda pisahkan atau tinggalkan salah satunya. Itulah kiranya, makna substansi dan konteks dari SLOGAN *”Perbaiki Sholatmu, Maka Allooh Akan Memperbaiki Hidupmu….!”* Bahkan jika sholat Anda sudah baik dan benar, maka Dia, Allooh Robbul ‘aalamiin, akan menolong dan menyelamatkan Anda, baik di dunia apalagi di akhirat kelak.

 

 

 

 

 

*phofmu/ wi/ nf/ 240126

Views: 61

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *