WARTA IDAMAN

Oleh Amir Kumadin
Saat dimana waktu Maghrib tiba, adalah saat dimana pergantian hari terjadi.
Awal hari dan tanggal dalam bulan dan Tahun Hijriyyah adalah ketika waktu Maghrib tiba.
Misal, sekarang hari Senin pagi tanggal 23 Februari 2026 M/5 Romadhon 1447 H.
Nanti saat dimana waktu Maghrib tiba, maka sejak saat itu juga adalah sudah masuk *”Hari Selasa”* atau *”Selasa Malam”*, bukan lagi *”Senin Malam”* atau *”Malam Selasa”*…!
Jika esok pada siang harinya, maka disebut *”Selasa Siang”* (pagi, siang sore) atau *”Hari Selasa”*.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
- Tips Tetap Istiqamah: Cara Menjaga Konsistensi Hijrah Sehari-hari
Memang disini ada konsekuensi logis *IRISAN HARI* yang tidak bisa dihindari, yang beda konteks dan perspektif (sudut pandang) dari masing-masing Tahun Hijriyyah dan Tahun Masehi. Hal itu tdk masalah, tdk jadi soal.
Irisan hari terjadi selama kurang-lebih 6 jam, yakni misalnya dari waktu Maghrib tiba pada pukul 18:00 sampai dengan pukul 00:00 tengah malam.
Pada *Senin Malam pukul 18:00 – 00:00* dalam konteks hari, bulan, dan tahun Masehi, maka dalam konteks hari, bulan, dan tahun Hijriyah sudah masuk dan disebut *Selasa Malam* atau *Hari Selasa*.
Sehingga, bahasa atau istilah waktu hari yang diawali kata *”malam”* dalam hari, bulan dan Tahun Hijriyyah tidak berlaku lagi.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
Views: 19























