Beranda / SYIAR HIJRAH / Masjid Memakmurkan Jamaah Jamaah Memakmurkan Masjid

Masjid Memakmurkan Jamaah Jamaah Memakmurkan Masjid

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Oleh : Azis Khafia
Majelis Pakar DMI DKI Jakarta

 

Masjid adalah Baitullah (rumah Allah) di muka bumi. Memakmurkan masjid bukan hanya kehormatan menjadi tamunya Allah (duyufullah), tetapi juga tanda keimanan. Allah Ta‘ālā berfirman :

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ

“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan tidak takut selain kepada Allah.”_ (QS. At-Taubah: 18)

Ayat ini menegaskan bahwa memakmurkan masjid adalah cermin kualitas iman seseorang, bukan sekadar keimanan formalitas.

Makna Memakmurkan Masjid, memakmurkan masjid tidak sebatas membangun fisik atau meramaikan shalat berjamaah, tetapi menghidupkan fungsi masjid secara menyeluruh. Masjid dimakmurkan dengan ibadah, ilmu, dakwah, pelayanan sosial, dan penguatan ukhuwah. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ

“Barang siapa membangun masjid karena Allah, maka Allah bangunkan baginya rumah di surga.”_ (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini mencakup makna membangun secara fisik sekaligus membangun peran dan fungsinya. Konsep jamaah memakmurkan masjid dan masjid memakmurkan jamaah menjadi sangat relevan untuk digaungkan kembali. Definisi Masjid yang Makmur
Masjid yang makmur adalah masjid yang hidup. Jamaahnya hadir, kegiatannya beragam, ilmunya mengalir, dan manfaatnya terasa. Imam Al-Ghazali رحمه الله berkata :

الْمَسْجِدُ بَيْتُ كُلِّ تَقِيٍّ

“Masjid adalah rumah bagi setiap orang yang bertakwa.”

Masjid yang makmur membuat jamaah makmur juga, jamaah betah, merasa diterima, dan menemukan ketenangan sekaligus solusi hidup.

Masjid yang memakmurkan jamaah yakni masjid memberi nilai manfaat dan Solusi kehidupan umat.
Masjid makmur hadir menjawab persoalan umat: dari kegelisahan spiritual, keterbatasan ilmu, hingga problem sosial dan ekonomi. Ada majelis ilmu yang mencerahkan, santunan yang menguatkan, pendampingan umat yang menenangkan. Dikisahkan, suatu ketika seorang sahabat datang ke masjid bukan hanya untuk shalat, tetapi untuk mengadu lapar. Rasulullah ﷺ segera menggerakkan para sahabat agar membantu—masjid pun menjadi pusat solusi, bukan tempat ibadah yang kering makna.
Program Inovatif Masjid Makmur
Masjid yang makmur berani berinovasi : kajian tematik yang relevan, taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ), pelatihan keterampilan hidup (life skill) untuk jamaah, layanan konsultasi keluarga, pengelolaan zakat-infaq yang transparan, hingga program kepedulian lingkungan. Semua diarahkan agar masjid benar-benar menjadi pusat peradaban yang menebar manfaat dan rahmat untuk umat.
Masjid yang dimakmurkan dengan niat (motivasi) yang ikhlas dan program yang bermanfaat akan menjadi kemakmuran bagi jamaahnya—tempat beribadah, belajar, berbagi, dan maju berjamaah. Rapat kerja Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta pada 9 -10 april 2026 semoga berhasil merumuskan program-program yang mampu menjawab persoalan umat secara nyata, masjid hadir bukan sekadar fisik bangunan yang megah dan indah tetapi masjid memberi layanan kepada umat, baik layanan mental spiritual juga layanan material.

 

 

 

 

 

*anwi/ wi/ nf/ hh/ 080426

Views: 29

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *