Bahas Pengembangan UKBI, Badan Pengembangan Bahasa Gelar Diseminasi Nasional Kemahiran Berbahasa Indonesia

Posted by : wartaidaman 18/06/2026

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

Jakarta, — Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menggelar kegiatan pengembangan dan penyamaan persepsi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diikuti secara luring maupun daring. Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu (17/6) bertujuan memperluas manfaat serta menyesuaikan pelaksanaan UKBI agar dapat menjangkau lebih luas lapisan masyarakat, termasuk kelompok berkebutuhan khusus dan warga negara asing.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan resmi, pengibaran semangat lewat lagu Indonesia Raya dan Mars Badan Bahasa, serta doa bersama. Dalam laporannya, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra menyampaikan bahwa UKBI terus dikembangkan sebagai standar pengukuran kemampuan berbahasa Indonesia yang andal dan inklusif.

“Bahasa Indonesia adalah jati diri bangsa; oleh karena itu, pengukuran kemahirannya harus dapat diakses oleh semua pihak tanpa terkecuali,” ujarnya dalam sambutan.

Salah satu sorotan utama adalah peluncuran buku Peta Kemahiran Berbahasa Indonesia Tahun 2025, yang menjadi acuan resmi pengembangan kebijakan dan program pembinaan bahasa di seluruh Indonesia. Kegiatan juga menayangkan video testimoni pelaksanaan UKBI adaptif bagi penyandang disabilitas rungu, sebagai bukti nyata komitmen mewujudkan layanan yang adil dan merata.

Sesi gelar wicara berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dengan tiga materi utama. Pertama, Dr. Rachmita Maun Harahap membahas pengembangan UKBI adaptif bagi penyandang disabilitas rungu. Kedua, Dr. Backy Krisnayuda memaparkan pemanfaatan UKBI dalam administrasi hukum bagi warga negara asing. Ketiga, Anggi Alviani, M.Pd., berbagi praktik baik pelaksanaan uji di lingkungan sekolah menengah.

Peserta juga diberi kesempatan bertanya langsung kepada narasumber untuk mendalami materi yang disampaikan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan, sesi tanya jawab interaktif lewat kuis, dan rangkaian penutup yang berjalan lancar hingga pukul 12.15 WIB.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa menegaskan langkah nyata menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang inklusif, berdaya guna, dan mampu menjawab tantangan zaman, baik di lingkungan dalam negeri maupun kancah internasional.(AW)

 

 

 

 

*anwi/ wi/ nf/ 170626

Views: 6

RELATED POSTS
FOLLOW US

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *