TANAH DATAR — Jarak bukan penghalang bagi warga Perumahan Dobok Indah, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana gempa bumi.
Kepedulian tersebut diwujudkan melalui pengumpulan dan penyerahan donasi kemanusiaan yang dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 di Surau Umum Al-Ikhlas, Perumahan Dobok Indah.
Donasi diserahkan oleh Ketua Warga Perumahan Dobok Indah, Prof. Dr. Ardimen, M.Pd., Kons., kepada Ronal Adhitia Pratama, S.Pd.I., selaku Ketua Cabang Indonesia CARE Sumatra Barat. Bantuan tersebut kemudian akan disalurkan melalui Mohammad Syahri, Direktur Jaringan Relawan Indonesia CARE, kepada masyarakat NTT yang membutuhkan.
Menurut Prof. Dr. Ardimen, gerakan donasi tersebut lahir dari rasa kepedulian warga terhadap saudara sebangsa yang sedang menghadapi dampak bencana.
«“Kami mungkin berada jauh dari NTT, tetapi kepedulian tidak mengenal jarak. Semoga apa yang kami titipkan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Prof. Dr. Ardimen.»
Gempa bumi yang melanda wilayah NTT pada pertengahan Agustus 2026 masih diikuti aktivitas gempa susulan. Kondisi tersebut membuat proses pemulihan masyarakat terdampak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Data kebencanaan hingga 24 Agustus 2026 juga menunjukkan masih banyak warga yang harus menjalani kehidupan di tempat pengungsian. Karena itu, bantuan dari masyarakat menjadi salah satu bentuk solidaritas yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan.
Mohammad Syahri mengapresiasi langkah warga Perumahan Dobok Indah yang memilih menyalurkan bantuan melalui jaringan relawan.
«“Terima kasih kepada warga Perumahan Dobok Indah atas kepercayaan dan kepeduliannya. Amanah ini akan kami teruskan untuk membantu saudara-saudara kita di NTT,” ungkap Mohammad Syahri.»
Indonesia CARE menilai kepedulian masyarakat seperti yang dilakukan warga Dobok Indah merupakan bagian penting dari kekuatan sosial dalam menghadapi bencana. Tidak hanya berupa bantuan materi, dukungan tersebut juga menjadi pesan bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi musibah seorang diri.
Dari Tanah Datar, kepedulian warga bergerak menuju NTT. Sebuah bantuan yang mungkin sederhana, tetapi membawa pesan besar tentang persaudaraan, gotong royong, dan kemanusiaan.
*infh/ wi/ nf/ 250826
Views: 4
















