Memperingati hari ber Muhammadiyah DKI dengan Pengajian Bulanan yang dipimpin H Abubakar dengan Pencramah Dzulfikar Ahmad Tawalla S Pd (Wamen KP2MI) tanpa Tema di Markas Dawah Muhamadiyah DKI jalan Kramat Raya 49 Senen, Jakarta, 4 Juni 2026 pagi.
Wamen yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah, mengatakan, Dikementrian saya dominan simbol NU seperti nama pada Masjid, ruangan Abdurahman Wahid dan mitra sekitar 500 pekerja Migran dominan Ansor.
Muhammadiyah tak bisa tarik rantai langit, tak bisa jalan diatas air,
tak begitu kagum bila kadernya jadi Mentri, tapi lebih pada prestasi dedikasi warganya misal tingkatkan karakter murid sehingga aktivisnya termasuk loyalis Ulama (Usia lanjut masih aktip) bagai amsal Saw yang sering bercakap pada para sahabat yang syukuri nikmat hidup, berkah, rasaman bangun tidur, tidak menghadapi ekonomi depkolktor.
Kenangan saya tahun 2010 ke DKI antara Stasiun senen dan nongkrong makan Tongseng Kambing di Kantor Muhammadiyah DKI jalan Kramat dan Muhammadiyah pusat Menteng raya yang dulu gedongnye sederhana.
Kh Dzarnawi Hadi Kusumo sering naik Kreta stasiun senen sering langganan dengarkan kaset sehingga terinspirasi mengarang hymne Sang Surya Muhamadiyah dengan seruling Khalil Gibran bukan Fufufafa.
Tiap minggu di Victoria hongkong banyak kegiatan Muhammadiyah kegiatan seperti pencak silat psht dan pagar nusa.
Problem Dhuafa Hongkong,
Pekerja Migran libat selundupan padahal mudah syarat cukup kompetensi dan banyak permintaan Jerman ke pekerja RI namun sedkit terkirim karna kurang pendidikan dan bahasa
sehingga ortom Muhamadiyah harus tangguh siapkan SDM aneka kursus bahasa asing hadapi kompetitip seperti buruh Cina dan Usa bergaji besar dimenangkan Cina dibantu AI ketika bikin busana dengan scan sesuai ukuran jasmani pemesan beres beberapa jam, dibandingkan kite dulu bila pesan jas ke penjahit bisa antri seminggu.
Al Quran amanahkan muslim jangan wariskan
generasi dhoiv, tiap zaman miliki pahlawan, inovasi dan tantangannya masing masing, seperti
kecanggihan mesin AI yang dibikin insan bisa menipu insan.
Di Rumania saya jumpa Pekerja migran asal gresik jadi koki gaji besar.
Pimpinan Muhammadiyah DKI H Abu Bakar, menyambut Ahlan wa syahlan para pengurus Aisyiyah Hj Elo Bugis, Syamsidar, Iflaha, Saidah, Abdul Halim, Ortom Muhamadiyah DKI, IPM Kharizmi, Cabang, Ranting, Imam Dosen Kahmi dengan saling menasehati pada Pengajian bulanan Muhammadiyah DKI tiap sabtu perdana.
Warga Muhammadiyah silakan Demo besar tanpa bawa identitas Muhammadiyah kecuali dapat instruxi dawah Revolusi dari Pimpinan Pusat dengan target sorga.
Sukarno cukup dengan 10 Pemuda berarti jihad mutu.
Hari ber Muhamnadiyah bermakna girang Cq Pemuda Muhamnadiyah sambut Wamen.
Ironi bagi wartawan kesulitan akses tabayun dihalangi interes sesuatu Pemuda Muhamnadiyah dan Kokam.
Karakat (Hadir antara lain) Hj Samsidar Aisyiyah, Saidah, Purwo, Iflaha, Basnur, MC ? Qori ? * Mahdi
Views: 1



