Gambar: Prof.Dr M Baiquni menyampaikan Pernyataan Sikap UGM di Balairung.
Jogja.
Dewan Gurubesar, akademisi dan civitas akademika UGM, 2 Maret 2026 bertempat di Bairung Kampus Pusat UGM menyampaikan Pernyataan Sikap Tentang Kedaulatan Negara Terkait Kebijakan ART (Agreement On Reciprocal Trade) Indonesia dengan Amerika Serikat.
Prof.Dr.M Baiquni sebagai Ketua Dewan Gurubesar menyampaikan beberapa pernyataan sikap, sebagai berikut :
– menolak kebijakan luar negeri Indonesia yang berpihak pada agresor sebagaimana tercermin dari keikutsertaan Indonesia didalam Board of Peace (BoP) dan penandatanganan ART yang merugikan kedaulatan Republik Indonesia.
– Isi perjanjian ART bersifat asimetris dengan manfaat terbesar diperoleh oleh USA.Indonesia akan menanggung sebagian besar biaya akibat banyaknya kewajiban yang membebani pemerintah dan rakyat Indonesia.
– Berbagai klausul yang termuat didalam perjanjian ART beresiko terhadap kedaulatan Indonesia sebagai negara yang sejak merdeka mengembangkan politik luar negeri yang bebas dan aktif.
– Berbagai kompleksitas terkait ART terkait seperti putusan Mahkamah Agung USA perlu dijadikan pertimbangan. Apabila ratifikasi dari perjanjian ART tidak mengakomodasi tujuan tujuan yang tercantum didalam Undang Undang dan UUD 1945, pemerintah hendaknya melakukan renegosiasi, menunda atau membatalkan pelaksanaan nya.
Pernyataan sikap ini tentu saja dilatar belakangi oleh banyak nya penolakan terhadap kebijakan pemerintah kita yang terkesan dibawah tekanan pemerintah Amerika yang sangat merugikan kita.
Diharapkan Presiden dan juga lembaga legislatif merespon cepat masalah ini agar kita tidak kehilangan momentum untuk menyelematkan harkat dan martabat negara kita.
(miran)
*ta/ wi/ nf/ 040326
Views: 51










