Gambar: Karya desainer Lia Mustafa, tim kurator national dan advisor IFC yang ditampilkan dihari pertama.
Dalam rangka ulang tahun Plaza Ambarrukmo, IFC atau Indonesian Fashion Chamber Jogja menggelar acara Modest Style Runway di Atrium Ambarrukmo Plaza.
Jogja memang semakin sering menggelar fashion diberbagai tempat baik tertutup maupun terbuka.
Hal ini sejalan dengan harapan Gubernur DIY untuk menjadikan Jogja Kota Fashion berkelas dunia.
Tazbir, anggota tim Jogja Fashion Dunia yang ditetapkan oleh Gubernur DIY, mengapresiasi penyelenggaraan acara ini karena menunjukkan keterlibatan pihak swasta dalam menggerakkan bisnis fashion berbasis budaya dan produk lokal sebagaimana yang diharapkan oleh Jogja sebagai pusat industri kreatif khususnya bidang kerajinan .
Fashion adalah pembangkit ekonomi pengusaha kecil dan menengah.
Mengusung tema Swarnacitta, dari bahasa Sanskerta Swarna (emas) dan Citta (jiwa), perayaan ini dimaknai sebagai jiwa yang bernilai emas. Sebuah simbol ketulusan, kehangatan serta semangat kebersamaan yang terus bersinar selama 20 tahun perjalanan Plaza Ambarrukmo bersama masyarakat.
General Manager Plaza Ambarrukmo, M Ferra Devi, Kamis (26/2/2026), menyampaikan Swarnacitta digelar bukan sekadar selebrasi melainkan refleksi perjalanan panjang pusat perbelanjaan ini yang tumbuh seiring dinamika kota dan kebutuhan generasi yang terus berubah.
“Selama 20 tahun, Plaza Ambarrukmo tidak hanya menjadi destinasi belanja, tetapi juga ruang pertemuan, tempat terciptanya kenangan dan panggung kolaborasi budaya serta kreativitas,” ujarnya.
Kerjasama dengan IFC Jogja dalam Modest Style Runway ini untuk membangkitkan program modest fashion di Jogjakarta khususnya dalam menembus pasar dunia yang sedang prihatin dalam situasi keadaan seprti ini, namun tetap positif bersemangat dalam menyikapinya dengan dukungan lebih dari 50 desainer jogja dan beberapa dari luar kota dalam dua hari ini 6-7 Maret 2026. (miran)
*ta/ wi/ nf/ 070326
Views: 55







