Beranda / LifeStyle / SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Cemas Akan Nasib di Masa Depan_

SALAHUDIN JALAL TANJUNG: _Cemas Akan Nasib di Masa Depan_

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Kisah Salahudin Jalal Tanjung dimulai dari kecemasan Putri Raisa atas nasib putranya, Raja Danang Sayidin Panotogomo, yang menurut berita yang berkembang telah dikalahkan oleh Adi Seruling Sakti wong Solo 2 periode.

Putri Raisa bersama Ustaz Bondan Kaja, Putri Biyan, Putri Anya menantu serta cucu laki-laki Pangeran Mustafa, di istana Kerajaan Matraman Raya merasa akan mendapat ancaman serangan Adi Seruling Sakti berikutnya, karena Adi Seruling Sakti pernah menyerang istana Kerajaan Matraman Raya untuk menduduki tahta.

Adi Seruling Sakti ingin menjadi raja di Kerajaan Matraman Raya.

Sungguh malang nasib Putri Raisa, karena seluruh anggota kerajaan termasuk suaminya Ustaz Bondan Kaja bukan tandingan Adi Seruling Sakti.

Kecemasan lain muncul dari Ki Ageng Batman. Ki Ageng Batman cemas atas nasib istrinya Putri Biyan yang sedang berada di istana Kerajaan Matraman Raya. Dia berpikir bahwa Adi Seruling Sakti pasti akan menyerang istana dan itu berarti Putri Biyan akan berada dalam situasi berbahaya.

Ki Ageng Batman pun berinisiatif untuk mendahului Adi Seruling Sakti ke istana. Dia mengajak Wahyudi yang pernah ikut Putri Biyan ibunya, ke istana, untuk berguru mengaji kepada Ustaz Bondan Kaja.

Ki Ageng Batman pun terbang menuju istana Kerajasn Matraman Raya bersama ke dua istrinya Miss Kiara dan Mbak 00 WeIBe.

Kecemasan Ki Ageng Batman bertambah setelah menjumpai istana Kerajaan Matraman Raya sudah kosong. Tidak ada Putri Biyan di sana.

Bahkan saat rombongan Ki Ageng Batman melewati kebun Singkong karena akan menuju Surabaya harus berjumpa dengan Adi Seruling Sakti wong Solo 2 periode.

Putri Raisa yang bersembunyi di bekas rumah tahanan Adi Seruling Sakti bersama Ustaz Bondan Kaja bersama rombongan keluarga Istana Kerajaan Matraman Raya juga cemas saat terdengar suara-suara ribut di atas langit kebun Singkong.

Kecemasan-kecemasan di hati manusia-manusia itu seakan membuncah menghadapi musibah yang akan menimpa. Musibah yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya akan terjadi menimpa mereka.

Namun di saat mereka berserah diri atas taqdir yang akan terjadi, muncullah Jalal dan Tanjung.

Jalal dan Tanjung yang tidak dianggap oleh Adi Seruling Sakti ternyata telah menjelma menjadi Pendekar Langit. Mereka berdua telah mengusai ajian Bandung Bondowoso.

Sontak Ki Ageng Batman berbahagia bersama ke dua istrinya, Miss Kiara dan Mbak 00 WeIBe, melihat ke dua putra mereka Jalal dan Tanjung telah menjadi hebat dan perkasa.

Begitulah dinamika kehidupan. Nikmat dan musibah datang silih berganti.

Bayangkan kalau nantinya mereka berdua mampu menguasai ajian Bandung Banyuwangi?

 

 

 

oleh: MJK, jurnalis PJMI.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*mjkr/ pjmi/ wi/ nf/ 191125

Views: 66

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *