Luka dalam yang dialami 3 Pendekar Langit Danang Sayidin Panotogomo, Pangeran Hafis Bagus Tinukur dan Pendekar Langit Abu Arang masih sering membuat mereka bertiga tiba-tiba pingsan.
Saat Danang Sayidin Panotogomo mengajak berunding mereka bertiga akan memilih siapa yang menolong untuk membawa mereka ke tempat yang mereka kehendaki masing-masing di antara Salahudin, Jalal dan Tanjung, ternyata Pendekar Langit Abu Arang pingsan.
Bahkan saat Danang Sayidin Panotogomo bertanya kepada Salahudin kalau Jalal dan Tanjung tidak lagi berada bersama mereka.
Tentu saja, rencana penyelamatan mereka bertiga yang mereka pikirkan untuk masing-masing memilih Salahudin, Jalal atau Tanjung menjadi berantakan.
Namun seperti juga yang dialami Danang Sayidin Panotogomo, apa yang kita pikirkan belum tentu yang terbaik.
Bisa jadi Jalal dan Tanjung merasa harus bertanggung jawab terhadap keselamatan ayah mereka Ki Ageng Batman dan rombongan Perahu Surya, jika kemudian harus bertemu dengan Adi Seruling Sakti wong Solo 2 periode itu. Pasti Ki Ageng Batman akan mengalami ancaman serangan Adi Seruling Sakti.
Oleh karena itu Jalal dan Tanjung pun memutuskan untuk pergi diam diam, untuk berusaha mengejar kepergian Ki Ageng Batman ayahnya mereka dengan ajian Bandung Bondowoso.
Berbakti kepada orang tua adalah tugas utama, pikir Jalal dan Tanjung.
Begitu mereka berdua mantak Aji Bandung Bondowoso, sekali hentak mereka berdua bisa pindah tempat dari Bandung ke Bondowoso.
oleh: MJK, jurnalis PJMI.
*mjkr/ pjmi/ wi/ nf/ 271025
Views: 63

























