Beranda / SYIAR HIJRAH / MENGHINA ORANG LAIN TIDAK MEMBUAT KITA JADI MULIA & MEMULIAKAN ORANG LAIN TIDAK MEMBUAT KITA JADI HINA

MENGHINA ORANG LAIN TIDAK MEMBUAT KITA JADI MULIA & MEMULIAKAN ORANG LAIN TIDAK MEMBUAT KITA JADI HINA

 

WARTAIDAMAN.com   

 

 

Sayyidina Ali bin Abi Thalib كرم الله وجـهه berkata:

“Janganlah engkau tergesa-gesa mencela seseorang karena dosanya, sebab barangkali dosanya telah diampuni Allah.”

“Dan janganlah engkau merasa aman akan dirimu karena suatu dosa kecil. Sebab, barangkali engkau akan diadzab karena dosa kecilmu itu.”

Dan beliau كرم الله وجـهه juga berkata:

“Jika engkau melihat aib orang lain, maka bisa jadi aibmu lebih besar daripada aib orang tersebut.”

“Dan jika engkau tidak pernah melakukan aib sebesar itu, maka ingatlah barangkali اَللّهُ سبحانه وتعالى telah mengampuni aib orang tersebut, namun belum mengampuni aibmu meskipun lebih kecil daripada aibnya.”

Tawadhu itu indah & membahagiakan:

“Kalau bertemu sesama manusia & sesama muslim, anggaplah ia lebih banyak amalnya.”

“Kalau bertemu yang lebih tua usianya, anggaplah ia lebih banyak pahalanya.”

“Kalau bertemu anak kecil, anggaplah ia dosanya sedikit.”

“Kalau bertemu teman seusia, anggaplah ia lebih banyak ilmunya.”

“Hingga kita tidak sombong. Hingga kita tidak bangga pada diri sendiri. Hingga kita tidak puas dengan ilmu yang didapat.”

“Di atas langit masih ada langit. Di bawah tanah masih ada lapisan lapisan tanah.”

“Tak ada yang perlu disombongkan. Hormat pada yang tua. Sayang pada yang muda. Muliakan sesama.”

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan laki-laki merendahkan kumpulan lain, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik daripada yang merendahkan. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik daripada yang merendahkan. Dan janganlah saling mencela dan jangan saling memanggil dengan panggilan yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah beriman dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim” (QS Al Hujuraat [49]: 11)

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka, karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang lain dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang” (QS Al Hujuraat [49]: 12)

“Hai manusia, sesungguhnya Allah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS Al Hujuraat [49]: 13)

teruslah ber muhasabah baik diri, kluarga, organisasi dan partai. Salam kebangsaan

 

 

 

 

 

*sesa/ pjmi/ wi/ nf/ 301025

Views: 50

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *