
WARTA IDAMAN

JAKARTA — Panggung budaya Jakarta kembali menjadi ruang perjumpaan internasional. Indonesia International Culture Festival (IICF) 5th resmi dibuka di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat (11/9/2026), dengan melibatkan peserta dari 15 negara.
Skala perhelatan semakin besar ketika rangkaian IICF 5th berlanjut ke Ancol, Sabtu (12/9/2026). Sebanyak 3.500 penari, termasuk peserta dari mancanegara, akan membawakan Semarak Jali-Jali Betawi dalam pertunjukan kolosal yang ditargetkan kembali mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Keterlibatan ribuan penari dari berbagai latar belakang tersebut membuat kesenian Betawi tampil dalam format yang berbeda. Jali-Jali tidak hanya menjadi pertunjukan khas Jakarta, tetapi menjadi bagian dari pertemuan peserta dari berbagai negara.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
- Tips Tetap Istiqamah: Cara Menjaga Konsistensi Hijrah Sehari-hari
Menurut Vivi Sandra Putri, skala IICF 5th merupakan hasil dari proses panjang yang telah dimulai sejak 2021.
“Bukan sekadar opening ceremony. IICF berawal dari mimpi untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat budaya internasional. Berawal dari 2021, kami ingin menjadikan Jakarta sebagai tempat pertemuan budaya,” ujar Vivi saat pembukaan IICF 5th.
Lima penyelenggaraan kemudian, IICF berkembang dengan menghadirkan semakin banyak peserta internasional. Bagi Vivi, perkembangan tersebut sekaligus menunjukkan adanya kepercayaan terhadap Indonesia untuk menjadi tuan rumah kegiatan internasional.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
Views: 10





















