
WARTA IDAMAN

BANJARMASIN — Kabar duka mendalam menyelimuti masyarakat Kalimantan Selatan. Mantan Gubernur Kalsel dua periode, Drs. H. Rudy Ariffin, M.B.A., dikabarkan meninggal dunia pada hari ini, Ahad, 6 September 2026.
Tokoh pembangunan Banua tersebut menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 11.00 WITA di Rumah Sakit Amanah, Banjarmasin, dalam usia 73 tahun. Berdasarkan informasi dari pihak kerabat, almarhum sempat mendapatkan penanganan medis intensif selama dua hari akibat riwayat penyakit jantung.
Kabar kepergian pria kelahiran 17 Agustus 1953 ini langsung beredar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan WhatsApp. Ucapan belasungkawa pun terus mengalir deras dari tokoh masyarakat, instansi pemerintahan, hingga lembaga hukum di Kalimantan Selatan.
Rencana Prosesi Pemakaman
Menurut informasi resmi dari pihak keluarga, berikut adalah rincian agenda pemulasaraan dan pemakaman almarhum H. Rudy Ariffin:
- Shalat Jenazah I: Dilaksanakan di Masjid Al-Jihad Banjarmasin setelah waktu shalat Dzuhur.
- Rumah Duka: Jenazah selanjutnya dibawa menuju rumah duka keluarga yang berada di Jalan Garuda, Banjarbaru.
- Shalat Jenazah II: Jenazah akan kembali disalatkan di Masjid Agung Al-Karomah Martapura selepas waktu shalat Ashar.
- Pemakaman: Prosesi pemakaman akan langsung dilaksanakan sore ini di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Banjarbaru.


BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Rekam Jejak Tokoh Banua
Semasa hidupnya, Rudy Ariffin dikenal memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan cemerlang di dunia birokrasi serta pemerintahan. Sebelum menduduki kursi nomor satu di Kalimantan Selatan, ia meniti karier sebagai pegawai negeri sipil dan sempat dipercaya menjabat sebagai Bupati Banjar.
Puncaknya, dedikasi dan visi pembangunannya berhasil membawa beliau memimpin Kalimantan Selatan selama satu dekade penuh, yakni pada periode 2005–2010 dan 2010–2015. Segenap masyarakat Kalimantan Selatan mendoakan agar amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, segala kekhilafannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Selamat jalan, tokoh Banua.
Gambar, sumber: Borneo Law Firm, dari WAG
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com
*mrbnj/ ai/ wi/ nf/ 060926
Views: 7




















