Dalam Rapat Kerja (Rakerda) Dewan Kerajinan (Dekranasda) DIY tahun 2026 yang berlangsung di Dinas Koperasi dan UKM DIY tanggal 15 April 2026 bertujuan untuk memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka mensukseskan program program Dekranasda DIY. Demikian harapan Gusti Putri, Isteri Wagub DIY sebagai Ketua Harian Dekranasda DIY.
Rakerda diikuti oleh Pengurus Dekranasda DIY, Para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota, Bank Indonesia, Bank BPD DIY, Balai Batik dan Dinas Pariwisata.
Merujuk pada Undang Undang no. 13 tahun 2012 tentang Keistimewaan DIY, Dekranas memiliki kesempatan yang besar untuk mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya khususnya berkaitan dengan produk kerajinan yang menjadi andalan dan basis ekonomi Jogja. Terlebih lagi Jogja telah ditetapkan oleh World Craft Council (WCC) sebagai Kota Batik Dunia (World Batik City) .
Pergerakan ekonomi Jogja berbasis produk kerajinan perlu terus ditingkatkan.Hal ini dapat tercapai melalui peningkatan kerjasama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.
Salah satu program pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM yang cukup membantu percepatan penjuan produk UKM DIY adalah Free Ongkir yaitu barang barang produk UKM mendapat fasilitas bebas biasa kirim ke seluruh Indonesia dan juga luar negeri. Ini sangat membantu penjualan produk produk UKM DIY.
Program ini hanya diperuntukkan bagi UKM yang tergabung dalam kelompok SIBAKUL yang dibina oleh dinas tersebut.
Ini program strategis yang diinisiasi olehf Gubernur DIY. Dengan program ini daya saing harga produk kerajinan Jogja semakin baik .
(miran)
*taab/ wi/ nf/ 160426
Views: 34








