Beranda / UMKM & KULINER / UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch

UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch

JAKARTA — Lembaga Entrepreneurship Center Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) Jakarta membuka peluang kerja sama dengan komunitas pengusaha muda dalam rangka memperkuat edukasi dan pengembangan kewirausahaan generasi muda.

Hal tersebut mengemuka saat Direktur Lembaga Entrepreneurship Center UIA, Dr. Kurnia Budhy Scorita, S.Pd., M.M., bersama Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., M.Pd., serta Ken Heryani Sulis, M.Pd., melakukan kunjungan ke salah satu outlet Toko Kopi Inch Vol. 01 di Jalan Dermaga No. 68, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada 3 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan UIA berdiskusi dengan Surya Ramadhan atau Rama, pengurus GEN TDA/TDA Muda TDA Jakarta Timur sekaligus Founder Toko Kopi Inch. Pertemuan membahas peluang dan rencana kerja sama, khususnya dalam bidang edukasi, inkubasi ide bisnis, serta pengembangan dan regenerasi pengusaha muda.

TDA atau Tangan Di Atas merupakan organisasi pengusaha mikro hingga makro yang memiliki jaringan di berbagai wilayah Indonesia. Filosofi TDA menekankan pentingnya semangat memberi dan berbagi, sebagaimana makna “tangan di atas” yang dinilai lebih baik daripada “tangan di bawah”.

Rama yang kini berusia 25 tahun telah merintis usaha sejak duduk di bangku SMA. Setelah sempat bekerja, ia kemudian membangun usaha sendiri hingga mendirikan Toko Kopi Inch yang saat ini memiliki sejumlah outlet, termasuk di kawasan Bintara, Klender, dan Ciracas.

Selain menjalankan bisnis, Rama aktif dalam kegiatan mentoring kewirausahaan. Pada akhir 2023, ia menjadi mentor Wira Wiri UNJ. Kemudian pada awal 2024, ia dipercaya menjadi mentor dalam program Kementerian Perindustrian bagi anak muda dan pelaku usaha food and beverage (FnB).

Ia juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, termasuk ibu-ibu di Kelurahan Pal Meriam, Matraman, dengan materi pengembangan bisnis melalui media sosial maupun penjualan secara offline.

Rama mengatakan, pengembangan kewirausahaan generasi muda tidak cukup hanya berorientasi pada membangun usaha, tetapi juga perlu diarahkan untuk membuka lapangan pekerjaan sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang memiliki etika dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Mulai dari sekarang, sekecil apa pun. Saya merintis sejak SMA, jatuh bangun itu bagian dari proses. Tangan di atas bukan soal besar dulu, tapi soal mau berbagi ilmu dan peluang sedari awal,” ujar Rama.

Pertemuan antara UIA dan TDA Muda Jakarta Timur tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih luas dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan di kalangan pelajar, mahasiswa, dan generasi muda.

Kerja sama tersebut juga berpotensi menjadi ruang kolaborasi antara lingkungan akademik dan praktisi usaha, sehingga generasi muda tidak hanya memperoleh pengetahuan kewirausahaan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan pendampingan langsung dari pelaku usaha.

*heam/ pjmi/ wi/ nf/ 040926

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 1
  • 29
  • 22
  • 284
  • 211
  • 5,787
  • 19,168
  • 168,334
  • 255,397
  • 150,949
  • 0
  • 4,775
  • 270