
WARTA IDAMAN

Jakarta — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin melakukan kunjungan ke Korea Center Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) pada 3 September 2026. Pertemuan tersebut membahas penguatan budaya riset, pengembangan sekolah berbasis riset, serta peluang kerja sama di bidang pendidikan.
Rombongan yang terdiri atas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin Sutrisno, S.E., M.Si., Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Sobriadi, S.Si., M.Pd., Kepala Seksi Tugas Perbantuan Bidang Pembinaan Ketenagaan Indri Harliana Eka Putri, S.E., beserta staf Bidang Pembinaan Ketenagaan, diterima oleh Dr. Misbah Fikrianto, M.M., M.Si., M.Pd., dan Ken Heryani Sulis, M.Pd., di Korea Center UIA.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Dr. Deni Hadian, S.Si., M.Si., Ketua Kelompok Riset Etno-Neuron Pedagogi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kehadiran unsur perguruan tinggi dan lembaga riset tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada riset dan inovasi.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Salah satu materi yang dibahas adalah konsep KIM atau Kriteria Inti Manusia. Konsep tersebut menempatkan komitmen, integritas, dan mental sebagai unsur penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung budaya riset di lingkungan pendidikan.
Dalam konteks peningkatan kualitas guru, turut diperkenalkan konsep “SIRI” yang terdiri dari Sadar Belajar, Ingin Belajar, Rajin Belajar, dan Inovatif Belajar. Prinsip tersebut diharapkan dapat mendorong guru untuk memiliki semangat belajar berkelanjutan sekaligus mampu melahirkan berbagai inovasi dalam proses pembelajaran.
Selain penguatan kapasitas guru, diskusi juga menyoroti pengembangan sekolah berbasis riset dan sekolah percontohan. Model tersebut diarahkan untuk membangun lingkungan sekolah yang mendorong kegiatan penelitian, inovasi, serta pemecahan berbagai persoalan pendidikan secara sistematis.
Dalam kesempatan yang sama, dibahas pula rencana kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin dengan UIA. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mencakup penguatan budaya riset, pengembangan kompetensi tenaga pendidik, serta implementasi sekolah berbasis riset dan sekolah percontohan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga riset dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui budaya belajar, riset, dan inovasi.
BACA JUGA di WARTA IDAMAN:
- Salahudin Jalal Tanjung: _Ramai-Ramai Menuju Kediri_
- LOMBA NYANYI TARI FASHION DI CAFE TERAS MANGGA KEBON JERUK
- Berlangsung Dua Hari, Turnamen Tenis Piala Wamenag Romo Safii, Antusias Peserta Luar Biasa
- Kisah Cinta dan Dakwah di Atas Vespa: Pasutri Sigi Tempuh Jalur Lintas Pulau Demi Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah
- On Love Karya Khairil Gibran
- Ngering Merapi, 35 Peserta CTC Nikmati 130 Kilometer Perjalanan dan Persaudaraan
- Ketua RW 007 CBS Mukhlis Syamaun Mengajak Warga Hidup Sehat Lewat Senam Ling Tien Kung
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com
*heam/ pjmi/ wi/ nf/ 040926
Views: 0

















