Beranda / NKRI / Gaung Hari Anti Islamofhobia Mulai Bergema Di Jogjakarta

Gaung Hari Anti Islamofhobia Mulai Bergema Di Jogjakarta

 
 

WARTAIDAMAN.com

 

 

“Saya inginkan agar gaung dan gema Islamophobia berkembang dan menyentuh kesegenap penjuru tanah air umumnya dan Jogja khususnya sebagai pusat kota pendidikan dan budaya” kata Wati Imhar Burhanudin Ketua Perkumpulan Aspirasi Emak Emak yang dihubungi hari Minggu (9/3/2025).

Menurut hemat Wati Imhar Burhanudin pemahaman terhadap Islamiphobia perlu dihadapi secara bersama seluruh umat beragama, karena muatan Iskamophonia telah menjadi bom pemecah dari kerukunan umat beragama di dunia. Sedangkan konsep yang turun dari langit jelas dalam bentuk dan wujudnya yang harus nyata dalam makna rachmatan lil alamin.

“Kita masih ingat bagaimana kejamnya serangan teroris Islamophobic yang memakan korban jamaah shalat Jumat yang terjadi disebuah masjid di Selandia Baru enam tahun silam” kata Wati Imhar Burhanudin.

Kejadian itu mengilhami bangsa bangsa didunia yang berujung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini menetapkan tanggal 15 Maret sebagai hari internasional melawan Islamophobia (the International Day to Combat Islamophobia).

Dalam memperjuangkan agar pemerintahan dibawah Presiden Prabowo Subianto menetapkan Tanggal 15 Maret tercatat dalam kalender sebagai hari libur nasional berbagai kegiatan berlangsung diberbagai daerah.

Berbagai kegiatan yang mewarnai acara  peringatan hari Anti Islamophobia pada 15 Maret 2025 akan digelar berbagai acara seperti fragmen kronologi singkat tentang sejarah Anti Islamophobia yang menjadi semacam konvensi dari PBB dengan dukungan hampir 200 negara yang memberikan persetujuannya.

Menurut Syukri Fadholi yang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Forum Ukhuwah Islamiah (FUI) DIY itu perihal hari anti Islamofhobia gaungnya sudah dicetuskan dia dan beberapa tokoh diantaranya Ferry Juliantono politikus dari Partai Gerindra yang saat ini Wakil Menteri Koperasi Kabinet Merah Putih sebelum Pemilu 2024 lalu kata Syukri Fadholi.

Berbagai komponen masyarakat Jogjakarta saat ini tengah mempersiapkan acara hari anti Islamofhobia. Dengan kegiatan yang cukup menyentuh menyesuaikan kondisi bertepatan tanggal 15 Maret 2025 dalam suasana bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah.(Ridar/*).

Views: 36

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 54
  • 49
  • 215
  • 91
  • 8,496
  • 21,282
  • 169,321
  • 254,950
  • 150,640
  • 36
  • 4,764
  • 270