Beranda / NKRI / Sejarah Berdirinya Desa Condong Catur

Sejarah Berdirinya Desa Condong Catur

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

Desa Condongcatur, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berdiri pada 26 Desember 1946. Desa ini merupakan gabungan dari empat kelurahan lama, yaitu Manukan, Gorongan, Gejayan, dan Kentungan.

Atas perintah Sultan Hamengkubuwono IX, keempat kelurahan tersebut disatukan menjadi satu desa.

Pada tahun 1948, Sultan Hamengkubuwono IX mengeluarkan Maklumat Nomor 5 Tahun 1948 untuk mengesahkan status tersebut.

Kromoredjo menjadi kepala desa pertama Condongcatur.

Nama desa

Secara etimologi, nama Condongcatur menggambarkan peristiwa sejarah tersebut.

“Condong” dalam bahasa Jawa berarti setuju, sedangkan “catur” berarti empat.

Artinya, empat wilayah yang masing-masing dipimpin oleh seorang lurah bersedia untuk disatukan.

Situs Condongcatur

Situs Condongcatur berada di Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman.

Situs ini terdiri dari tiga benda cagar budaya, yaitu yoni dan dua batu candi.

Benda-benda cagar budaya tersebut disimpan di halaman Balai Desa Condongcatur. (Ridar)

Views: 117

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 68
  • 55
  • 215
  • 91
  • 8,510
  • 21,296
  • 169,335
  • 254,964
  • 150,646
  • 117
  • 4,768
  • 270