Dr.H.M.Suaidi,M.Ag.
Fakta kehidupan adalah saksi terbaik dan terjujur, tidak terhitung berapa banyak orang yang berubah nasibnya dan berganti kehidupannya, dari yang melarat menjadi nikmat, dari yang sengsara menjadi bahagia, dari yang tidak dipandang walaupun hanya dengan sebelah mata menjadi yang dihargai dan dihormati.
bahwa Nabi Muhammad SAW. telah bersabda, Sesungguhnya Allah akan mengangkat kaum dan merendahkan yang lainnya dengan Kitab Suci (القران).
العِلْمُ يَرْفَعُ بَيْتًا لاَ عِمَادَ لَهُ
وَالجَهْلُ يَهْدِمُ بَيْتَ العِزِّ وَالشَّرَفِ
Ilmu mengangkat rumah yang tidak bertiang
Dan kebodohan menghancurkan rumah kemuliaan dan kehormatan”
Ilmu mengangkat rumah yang tidak bertiang: Ini berarti bahwa pengetahuan dan kebijaksanaan dapat membangun, menopang, dan memajukan sesuatu yang secara fisik atau fundamental tampak lemah, tidak stabil, atau tidak memiliki dasar yang kuat. Ilmu memberikan kekuatan, arah, dan kemampuan untuk mengatasi keterbatasan.
Kebodohan menghancurkan istana: Ini berarti bahwa kurangnya pengetahuan, penilaian yang buruk, atau tindakan yang tidak bijaksana dapat dengan mudah meruntuhkan sesuatu yang secara lahiriah terlihat megah, kokoh, atau mapan. Bahkan kekayaan dan kekuasaan yang besar bisa hancur karena keputusan yang bodoh
Umar bin Khattab mengangkat Nafi’ bin Abdul Haris (mantan budak) sebagai pemimpin karena ia adalah qari’ (pembaca) Al-Qur’an dan ahli ilmu waris, menunjukkan kemuliaan karena Al-Qur’an.
Ini adalah salah satu bukti sejarah yang berbicara tentang seorang ulama besar yang berubah kehidupannya sehingga dia berhasil meraih kedudukan mulia dan tinggi, dan itu berkat ilmu.
والله اعلم
*anwi/ wi/ nf/ 080126
Views: 65








