
WARTAIDAMAN.com

Pulang Pisau, 3 September 2026 — Dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan, sejumlah personel Pasis Dikreg Sesko TNI Angkatan LVI melaksanakan kegiatan Penyuluhan Karhutla di 3 titik di Kabupaten Pulang Pisau. Lokasinya meliputi Puskesmas Bereng, Kel. Bereng, Kec. Kahayan Hilir, SDN 03 Golda Pulang Pisau, Kel. Bereng, Kec. Kahayan Hilir, dan SMAN 1 Kahayan Hilir, Kec. Kahayan Hilir.
Kegiatan ini dipimpin oleh Laksma TNI Henricus P, dan didampingi oleh Kol. Arh Sutrisno, Kol. Pnb Sunar Adi, Kol. Laut (S) Hendri Susilo, Kol. Czi Mangatas Sibuea, Kol. Lek Tommy Aryanto, Kol. Pas Made Suarsono, Kol. Inf Uun Samson, dan Kol. Mar M. Akhyar.
BACA JUGA:
- Pertamina Gandeng Pemprov dan Polda Sulut, Distribusi BBM Dipercepat
- Kapolres Bantul Gelar Jumat Keliling di Pandak, Siapkan Petugas Penyeberangan Pelajar
- Subuh Penuh Makna, Kapolda Gorontalo Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat
- Masyhuril Khamis Harap Wajib Halal Tahap Kedua Konsisten Dilaksanakan
- Raih Top GPR Figure Award 2026, Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag
- Ketum Al Washliyah Masyhuril Khamis Apresiasi Langkah Kapolri yang Dekat dengan Rakyat, Ulama, dan Pesantren
- MUI dan Kapolri Perkuat Sinergi, Ustaz Zaitun Rasmin Soroti Pentingnya Kolaborasi Ulama dan Polri
Pada kesempatan ini tim penyuluh memberikan pemahaman terkait regulasi pencegahan Karhutla, sanksi hukum pembakaran lahan, serta peran aktif pemerintah desa dalam melakukan deteksi dini dan pelaporan cepat jika ditemukan titik api. Laksma TNI Henricus P menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kolaborasi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. “Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama kita jaga hutan dan lahan agar tetap lestari,” tegasnya.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Khusus di sektor pendidikan, penyuluhan dikemas berbeda sesuai jenjang. Di SDN 03 Pulang Pisau, materi disampaikan secara interaktif melalui penjelasan terjadinya kebakaran, sebab kebakaran, serta bagaimana menjadi Hutan Lestari. Siswa diajarkan bahaya asap bagi kesehatan, cara memakai masker yang benar, dan pentingnya melapor jika melihat pembakaran. Kepala SDN 03 mengapresiasi, “Anak-anak di rumah agar mengingatkan orang tua agar tidak membakar lahan.” Di SMA 1 Kahayan Hilir, siswa dibekali pemahaman dampak Karhutla terhadap kesehatan, ekonomi, dan iklim, serta mekanisme pelaporan ke desa dan BPBD. “Kalian generasi yang akan mewarisi hutan Kalimantan. Jaga dengan ilmu dan aksi nyata,” pesan Laksma Henricus kepada para siswa.
Dengan adanya penyuluhan di sekolah, puskesmas, dan lingkungan desa, diharapkan kesadaran masyarakat Pulang Pisau meningkat. TNI bersama pemerintah daerah dan warga berkomitmen memperketat pengawasan serta memperkuat sistem peringatan dini agar Karhutla dapat dicegah sebelum meluas.
- Pertamina Gandeng Pemprov dan Polda Sulut, Distribusi BBM Dipercepat
- Azis Khafia : Kiyai Syuqron Makmun, Singa Mimbar Indonesia telah Berpulang Ke Rahmatullah
- PUISI: “KARHUTLA”
- Forkomnas Ormas Islam Nasional Sampaikan Sikap atas Tiga Isu: Serangan ke Tanah Suci, Pelarangan Jilbab, dan Rencana Konser
- Kapolres Bantul Gelar Jumat Keliling di Pandak, Siapkan Petugas Penyeberangan Pelajar
- Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Universitas Paramadina Soroti Pentingnya Penguatan Fondasi Komunikasi Publik & Komunikasi Empati
*suka/ pmk/ wi/ nf/ 030926
Views: 6





















