Dr.H.M.Suaidi,M.Ag
Ilmu yang bermanfaat adalah cahaya yang membimbing manusia untuk mengenal Allah, menambah ketaatan, dan menjauhkan diri dari kemaksiatan. Ciri utama ilmu ini bukan hanya seberapa banyak yang dihafal, tetapi bagaimana ia mengubah laku hidup menjadi lebih baik.
Imam Syafi’i saat beliau menasihati diri agar menjauhi dosa:
شَكَوْتُ إِلَى وَكِيْعٍ سُوْءَ حِفْظِيْ … فَأَرْشَدَنِيْ إِلَى تَرْكِ الْمَعَاصِيْ / وَقَالَ اعْلَمْ بِأَنَّ الْعِلْمَ نُوْرٌ … وَنُوْرُ اللهِ لاَ يُهْدَى لِلْعَاصِيْ
Aku pernah mengadu kepada Waki’ tentang buruknya hafalanku. Lalu beliau menunjukiku untuk meninggalkan kemaksiatan. Dan beliau memberitahuku bahwa ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang yang bermaksiat.
Ciri-Ciri Ilmu yang Bermanfaat
Menumbuhkan rasa takut dan hormat (khasyah) kepada Allah.
Mendorong seseorang untuk rajin berbuat kebaikan dan ikhlas beribadah.
Membuka mata hati untuk melihat buruknya maksiat sehingga mudah meninggalkannya.
Cara Meraih dan Menjaga Ilmu
Niat Ikhlas: Belajar semata-mata mencari ridha Allah, bukan untuk pamer.
Segera melakukan kebaikan dari apa yang sudah dipelajari.
Jauhi Maksiat: Menghindari dosa karena maksiat dapat memadamkan cahaya ilmu di dalam hati.
Muga bermanfaat
*anwi/ wi/ nf/ 280726
Views: 4








