PANDANGAN SIMPATI MENUTUP SEGALA CELA SEBAGAMANA PANDANGAN BENCI MENAMPAKKAN SEGALA CACAT

Posted by : wartaidaman 28/11/2025

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Dr.H.M.Suaidi,M.Ag.

Sudut pandang yang dilandasi simpati (atau cinta/kasih sayang) cenderung membuat kita mengabaikan atau memaafkan kekurangan dan kesalahan seseorang, sedangkan sudut pandang yang dilandasi kebencian (atau antipati) cenderung membutakan kita terhadap kebaikan dan kebajikan yang dimilikinya.
Ini adalah refleksi mendalam tentang bagaimana emosi kita—daripada objektivitas murni sering kali membingkai cara kita menilai orang lain. Ini menunjukkan pentingnya mencoba melihat sesuatu dari perspektif yang seimbang, meskipun hal itu sulit dilakukan.

وعين الرضا عن كل عيب كليلة كما أن عين السخط تبدي المساوي

Pandangan simpati menutup segala cela, sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat.
(Imam Syafi’i)

Inti dari nasihat ini adalah:
Simpati atau Cinta: Ketika seseorang memiliki rasa suka atau simpati, ia cenderung memaafkan atau tidak melihat kesalahan dan kekurangan orang lain.

Benci atau Ketidaksukaan: Sebaliknya, ketika seseorang dipenuhi rasa benci, ia akan cenderung hanya melihat sisi negatif, keburukan, dan cacat, bahkan mengabaikan kebaikan yang ada.

Muga bermanfaat.

 

 

 

 

 

*anwi/ wi/ nf/ 281125

Views: 20

RELATED POSTS
FOLLOW US

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *