
WARTA IDAMAN

JAKARTA – Estafet kepemimpinan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) resmi bergulir. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, politisi senior Partai Golkar yang juga anggota DPR RI, kini resmi menjabat sebagai Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI. Ia menggantikan Prof. Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii (Wamenag RI) dalam momentum Simposium Nasional 2026 bertema “KAHMI Untuk Kedaulatan Bangsa” yang digelar di Gedung MPR RI, Jakarta, pada 9–10 September 2026.
Dalam sambutannya, Romo Syafii menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinannya, KAHMI berfokus pada pembangunan total markas KAHMI Center yang berlokasi di Jalan Turi 1 No. 14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembangunan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Bendahara Umum, H. Sabarudin, S.E.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ahmad Doli Kurnia Tanjung, M.Si., tokoh politik papan atas yang dinilai sebagai penerus biologis dan ideologis dari tokoh senior Akbar Tanjung. Akbar Tanjung sendiri tampak hadir dalam acara tersebut, dan seluruh keluarga besar KAHMI mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesembuhan dan kesehatan.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- 5 Tips Konsisten Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari agar Tetap Istiqomah
- Kajian Kitab Al-Hikam #2
- Ketum Al Washliyah: Teladani Kepemimpinan Amanah dan Keadilan Ekonomi Rasulullah
- Amal sedikit penuh kesadaran Ilahi lebih baik dari pada banyak amal dengan kesombongan diri
- Maulid Barokah Munajat kami pada MU, Yaa Allah
- Hadiah Terindah di Sepertiga Malam dan Fajar
Apresiasi kebangsaan juga disampaikan kepada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang saat ini fokus pada penguatan ideologi dan ekonomi nasional (national interest). Kebijakan perekonomian RI diharapkan tetap disusun berdasarkan asas kekeluargaan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945, di mana bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara demi melawan praktik monopoli atau sistem Balance of Payments (BoP) yang hanya mementingkan keuntungan sepihak.
Simposium ini juga menegaskan dukungan KAHMI terhadap program Presiden Prabowo Subianto yang dalam dua tahun terakhir memprioritaskan nutrisi anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat kedaulatan RI. Forum mengkritisi bahwa selama ini pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia kerap kali berputar dan berakhir di Singapura akibat kurangnya kesadaran terhadap kedaulatan ekonomi.
KAHMI menilai, menjaga kedaulatan energi dan air melalui gagasan kritis dan solusi nyata jauh lebih efektif ketimbang aksi demonstrasi di jalanan. Melalui simposium ini, KAHMI juga mendukung penuh Presiden Prabowo sebagai Anggota Kehormatan/Penasihat KAHMI, serta mendorong kader-kader terbaik HMI untuk maju dalam kontestasi Capres 2029.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- FFP Universitas Paramadina Bawa Perspektif Lintas Disiplin ke Malaysia, Bekali Calon Mutawwif Hadapi Tantangan Global
- Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI
- Mentan Amran di Muktamar V Wahdah Islamiyah: Indonesia Swasembada Pangan, Ekspor Beras Hingga ASEAN dan 10 Ribu Ton ke Palestina
- Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi 2027, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
- Glocalizing Entrepreneurship Education: Forum Internasional IFEE 2026 Hadirkan Sandiaga Uno dan Akademisi Global untuk Masa Depan Berkelanjutan
- Hubungan Sejarah Indonesia-Yaman Perkuat Fokus Kerja Sama Sektor Pendidikan
- Kunjungi PWNU Jawa Tengah; AsCare Jepang, Tsubasa TC Jepang & Konsultan Hajime Jepang Sepakati Kerjasama
Di bawah arahan Ketua Panitia, George Edwin Sugiharto, bersama Tim Perumus Akademik, dokumen rekomendasi hasil simposium yang terukur telah rampung diselesaikan. Dokumen ilmiah ini akan segera diserahkan kepada Presiden Prabowo sebagai wujud kontribusi nyata KAHMI dalam mengamankan kedaulatan RI.
Sementara itu, Ketua MPR RI dalam pidatonya kembali mengingatkan sejarah kelahiran HMI. Beliau menyebutkan bahwa HMI lahir di tengah situasi Indonesia yang baru merdeka dan terancam oleh agresi militer Belanda. Kondisi tersebut memicu Mahasiswa Lafran Pane dan Mintaraja untuk mendirikan HMI pada tahun 1947.
HMI terus berkembang di berbagai kampus, ikut serta dalam jihad melawan pemberontakan PKI Madiun 1948, hingga melahirkan KAHMI pasca-perjuangan melawan PKI 1965. Kini, HMI telah menjelma menjadi organisasi pemuda Islam terbesar di Indonesia yang selalu hadir memberikan solusi bagi persoalan bangsa. Di gedung MPR inilah sejarah mencatat, GBHN dahulu banyak diproduksi oleh kader-kader Yakusa (Yakin Usaha Sampai) yang berserah diri kepada Allah SWT.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Jakbar Siapkan 9 Posko Kesehatan untuk Layani Masyarakat
- ANTARA Perkuat Koordinasi dengan Instansi Terkait Cari Pewarta Foto Hilang Kontak
- Danrem 072/Pamungkas Bekali Mahasiswa Baru UMBY Semangat Bela Negara
- Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Meminta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah
- Danrem 072/Pamungkas Hadiri Grebeg Minggir di Ponpes Gus Muwafiq, Perkuat Sinergi dan Teladani Akhlak Rasulullah SAW
- Pasis Dikreg Sesko TNI LVI berikan Penyuluhan Karhutla di Kec. Selat, Kab. Kapuas
Views: 0























