Beranda / SEMESTA / AHMAD DOLI KURNIA POLITISI PAPAN ATAS: Pimpin Presidium KAHMI Nasional, Sukses Gelar Simposium Kedaulatan Bangsa

AHMAD DOLI KURNIA POLITISI PAPAN ATAS: Pimpin Presidium KAHMI Nasional, Sukses Gelar Simposium Kedaulatan Bangsa

JAKARTA – Estafet kepemimpinan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) resmi bergulir. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, politisi senior Partai Golkar yang juga anggota DPR RI, kini resmi menjabat sebagai Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI. Ia menggantikan Prof. Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii (Wamenag RI) dalam momentum Simposium Nasional 2026 bertema “KAHMI Untuk Kedaulatan Bangsa” yang digelar di Gedung MPR RI, Jakarta, pada 9–10 September 2026.

Dalam sambutannya, Romo Syafii menyampaikan bahwa selama masa kepemimpinannya, KAHMI berfokus pada pembangunan total markas KAHMI Center yang berlokasi di Jalan Turi 1 No. 14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pembangunan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Bendahara Umum, H. Sabarudin, S.E.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ahmad Doli Kurnia Tanjung, M.Si., tokoh politik papan atas yang dinilai sebagai penerus biologis dan ideologis dari tokoh senior Akbar Tanjung. Akbar Tanjung sendiri tampak hadir dalam acara tersebut, dan seluruh keluarga besar KAHMI mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesembuhan dan kesehatan.

Apresiasi kebangsaan juga disampaikan kepada Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang saat ini fokus pada penguatan ideologi dan ekonomi nasional (national interest). Kebijakan perekonomian RI diharapkan tetap disusun berdasarkan asas kekeluargaan sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945, di mana bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai oleh negara demi melawan praktik monopoli atau sistem Balance of Payments (BoP) yang hanya mementingkan keuntungan sepihak.

Simposium ini juga menegaskan dukungan KAHMI terhadap program Presiden Prabowo Subianto yang dalam dua tahun terakhir memprioritaskan nutrisi anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat kedaulatan RI. Forum mengkritisi bahwa selama ini pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia kerap kali berputar dan berakhir di Singapura akibat kurangnya kesadaran terhadap kedaulatan ekonomi.

KAHMI menilai, menjaga kedaulatan energi dan air melalui gagasan kritis dan solusi nyata jauh lebih efektif ketimbang aksi demonstrasi di jalanan. Melalui simposium ini, KAHMI juga mendukung penuh Presiden Prabowo sebagai Anggota Kehormatan/Penasihat KAHMI, serta mendorong kader-kader terbaik HMI untuk maju dalam kontestasi Capres 2029.

Di bawah arahan Ketua Panitia, George Edwin Sugiharto, bersama Tim Perumus Akademik, dokumen rekomendasi hasil simposium yang terukur telah rampung diselesaikan. Dokumen ilmiah ini akan segera diserahkan kepada Presiden Prabowo sebagai wujud kontribusi nyata KAHMI dalam mengamankan kedaulatan RI.

Sementara itu, Ketua MPR RI dalam pidatonya kembali mengingatkan sejarah kelahiran HMI. Beliau menyebutkan bahwa HMI lahir di tengah situasi Indonesia yang baru merdeka dan terancam oleh agresi militer Belanda. Kondisi tersebut memicu Mahasiswa Lafran Pane dan Mintaraja untuk mendirikan HMI pada tahun 1947.

HMI terus berkembang di berbagai kampus, ikut serta dalam jihad melawan pemberontakan PKI Madiun 1948, hingga melahirkan KAHMI pasca-perjuangan melawan PKI 1965. Kini, HMI telah menjelma menjadi organisasi pemuda Islam terbesar di Indonesia yang selalu hadir memberikan solusi bagi persoalan bangsa. Di gedung MPR inilah sejarah mencatat, GBHN dahulu banyak diproduksi oleh kader-kader Yakusa (Yakin Usaha Sampai) yang berserah diri kepada Allah SWT.

Views: 0

Halaman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 7
  • 3
  • 44
  • 33
  • 603
  • 14,214
  • 166,819
  • 256,164
  • 151,525
  • 0
  • 4,806
  • 270