
WARTA IDAMAN

Jakarta, Gedung Nusantara V MPR RI – Dalam rangkaian Milad ke-60, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menggelar Simposium Nasional dengan tema “KAHMI Untuk Kedaulatan Bangsa” bertempat di Gedung Nusantara 5 MPR RI pada tanggal 9-10 September 2026.
Simposium ini diproyeksikan menghasilkan dokumen akademik yang akan diserahkan kepada Presiden pada puncak HUT 60 Tahun KAHMI.
Ketua Panitia Simposium, Goege Edwin Sugiharto menjelaskan, kegiatan ini sengaja didesain untuk memberikan masukan konkret bagi negara, bukan sekadar perayaan seremonial.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
- Presiden: Tekan Beban Jemaah Haji, Tata Kelola Keuangan Haji Diaudit
“Guna memberikan masukan-masukan yang konkret, maka kita akan berikan kepada Presiden dalam HUT 60 tahun KAHMI nantinya. Terimakasih kepada Ketua MPR-RI yang sudah memfasilitasi acara ini, agar Indonesia lebih berdaulat,” ungkapnya.
Sementara itu Koordinator Presidium KAHMI, Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafii menegaskan simposium ini adalah wujud semangat national interest.
“Kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kedaulatan air bahkan hilirisasi industrialisasi… persatuan yang kokoh akan membuat pembangunan lebih baik,” tegasnya. Ia menambahkan, pikiran-pikiran kritis kader harus dituangkan dalam sebuah dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademik.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
- Tips Tetap Istiqamah: Cara Menjaga Konsistensi Hijrah Sehari-hari
Dari pantauan forum, rumusan ilmiah mengerucut pada empat pilar:
- Kedaulatan Pangan: Mendesak transisi dari ketahanan pangan (setop impor) menjadi kedaulatan pangan (berdaulat benih, pupuk, dan distribusi). Obat obatan riset sendiri dan buat sendiri. Rekomendasi: reformasi Bulog dan perlindungan lahan abadi. Gunakan herbal obat buatan dalam negri.
- Kedaulatan Energi: Mendorong hilirisasi tidak hanya nikel, tapi juga transisi energi berkeadilan. Catatan kritis forum menyoroti ketimpangan penguasaan konsesi energi.
- Kedaulatan Air: Isu baru yang menonjol. KAHMI menilai air harus diposisikan sebagai hak konstitusional, bukan komoditas industri, di tengah krisis air di Jawa dan kawasan IKN.
- Kedaulatan SDM dan Industrialisasi: Menekankan bahwa hilirisasi gagal tanpa SDM unggul. Pembangunan harus dirasakan sebagai pemerataan, bukan sekadar pertumbuhan ekonomi.
Kajian Kritis: Antara Kolaboratif dan Kritis. Keduanya berjalan karena insan akademik pencipta dan pengabdi. Menyuarakan perbaikan lewat gagasan diskusi bukan lagi teriak dijalanan. Bersama menjaga membantu program pemerintah untuk percepatan Indonesia adil makmur.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Raih Top GPR Figure Award 2026, Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag
- Ketum Al Washliyah Masyhuril Khamis Apresiasi Langkah Kapolri yang Dekat dengan Rakyat, Ulama, dan Pesantren
- MUI dan Kapolri Perkuat Sinergi, Ustaz Zaitun Rasmin Soroti Pentingnya Kolaborasi Ulama dan Polri
- Kemenhaj Perkuat Integrasi Data Kependudukan untuk Lindungi Hak Jemaah Haji
- Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Publik
- Polda Gorontalo Bersama Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa
Views: 4





















