
WARTA IDAMAN

JAKARTA – Belakangan ini, sebuah poster digital beredar luas di media sosial dan grup percakapan WhatsApp yang mengimbau masyarakat untuk tidak menampung air hujan. Poster tersebut mengklaim bahwa air hujan hasil proses pembenihan awan (cloud seeding) untuk penanggulangan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berpotensi tercemar oleh obat atau bahan kimia berbahaya.
Narasi yang beredar menyebutkan bahwa masyarakat dilarang memanfaatkan air hujan tersebut untuk keperluan masak, minum, hingga mandi demi menjaga kesehatan keluarga.
Namun, apakah klaim dalam poster tersebut benar?

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
- Tips Tetap Istiqamah: Cara Menjaga Konsistensi Hijrah Sehari-hari
Berdasarkan klarifikasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), informasi tersebut dipastikan 100 persen salah atau hoaks. BMKG menyatakan secara tegas bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan selebaran atau imbauan pelarangan menampung air hujan seperti yang dituduhkan dalam poster tersebut.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia
- UEA-Indonesia Perkuat Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan
- Bekali Calon Mahasiswa ke Maroko, Kemenag Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Semangat Membawa Nama Indonesia
- Al Washliyah Terima Tamu Palestina: Tegaskan Solidaritas dan Dukungan
- Presiden: Tekan Beban Jemaah Haji, Tata Kelola Keuangan Haji Diaudit
Views: 50





















