
WARTA IDAMAN

Yogyakarta : Masjid Sultan Agung Babadan Baru Yogyakarta menggelar Pengajian Pembacaan Manaqib sekaligus Haul Syech Abdul Qadir Jaelani ke 887 yang berlangsung hari Jumat (25/9/2026). Peringatan Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani yang kali pertama digelar di Madjid Sultan Agung mendapat sambutan meriah dari warga masyarakat yang memenuhi serambi Masjid yang merupakan momentum memperkuat keimanan, ukhuwah Islamiyah serta meneladani akhlak dan perjuangan ulama.
Ketua Takmir Masjid Sultan Agung dalam sambutan singkstnyac sebelum acara dimulai menjelaskan bahwa sosok Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dikenal sebagai sosok ulama yang memiliki ketawadhuan, istiqamah dan kasih sayang kepada umat. Nilai-nilai tersebut dinilai relevan untuk terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebelum acara puncak Kiyai Zainal Fatta sekilas menceritakan tentang sosok Syekh Abdul Qadir Jaelani yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.
Syekh Abdul Qodir Jaelani (470–561 H / 1077–1166 M) adalah ulama besar, ahli fikih mazhab Hambali, dan tokoh sufi terkemuka yang dijuluki sebagai Sulthanul Aulia (Rajanya Para Wali) ungkap Kyai Zainal Fata yang juga pimpinan pondok pesantren Sultan Agung itu.
Sebelum acara puncak Kiyai Zainal Fatta sekilas menceritakan tentang sosok Syekh Abdul Qadir Jaelani yang merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.
Syekh Abdul Qodir Jaelani (470–561 H / 1077–1166 M) adalah ulama besar, ahli fikih mazhab Hambali, dan tokoh sufi terkemuka yang dijuluki sebagai Sulthanul Aulia (Rajanya Para Wali) ungkap Kyai Zainal Fata yang juga pimpinan pondok pesantren Sultan Agung itu.
Syech Abdul Qadir Jaelani menurut Kiyai Zainal Fatta merupakan sosok wali yang merupakan keturunan mulia; garis ayah menyambung ke Sayyidina Hasan bin Ali, dan garis ibu menyambung ke Sayyidina Husain bin Ali.
“Kanjeng Syech itu namanya bukan hanya mashur dibumi tapi juga mashur dilangit.
Sementara Manaqib sendiri berarti menceritakan tentang sejarah para wali dan para Aulia “ungkap Kiyai Zainal Fatta.
Sebagai pendiri dan pelopor utama Tarekat Qadiriyyah, yang kini memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia.Mendapat julukan Al-Ghauts al-A’zham (Penolong Agung) dan Sulthanul Aulia.
Syech Abdul Qadir Jaelani menulis sejumlah kitab penting yang menjadi rujukan dalam tasawuf dan akidah, di antaranya:Futuh al-GhaibAl-Ghunyah li Thalibi Tariq al-HaqqSirr al-AsrarTafsir al-Jilani.
BACA JUGA: THARIQAH NAQSYABANDIYAH JABAL QUBIS LAKSANAKAN HAUL GURU KE 23
Berikut adalah beberapa karomah Syekh Abdul Qadir Jailani yang masyhur dalam literatur Islam antara lain bagaimana beliau menolong seseorang yang sudah meminta pertolongan 360 orang wali namun orang tersebut tidak memperoleh ampunan Allah SWT.Dengan karomahnya Syech Abdul Qadir Jaelani berhasil memohon kepada Allah SWT agar orang tersebut memperoleh ampunan kata Kyai Zainal Fata menceritakan bagaimana karomah Syech Abdul Qadir Jaelani.
*****
Keterangan gambar:
Ridar Harahap bersama Kyai Zainal Fata (kanan) ;
Ridar Harahap bersama mahasiswa asal Kalimantan Selatan, Alamudin Haqi (kiri atas)
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN Berita Semesta
- PMMI Jaktim Gelar Maulid Nabi Sekaligus Milad PMMI ke-10, Pererat Ukhuwah Mubalig di Puncak
- Haul ke-887 Syekh Abdul Qadir Jaelani di Masjid Sultan Agung Yogyakarta
- [HOAKS] Surat Peringatan Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026
- Pelaku Pencurian dengan Kekerasan terhadap WNA Mesir Ditangkap dalam Sepekan, Keamanan Pulo Gadung Perlu Diperkuat
- MUI Jakarta Selatan Gelar Halaqah Ormas Islam
- Perkuat Kompetensi Dakwah dan Media, Mahasiswa IAN Bekasi Ikuti PPL di PP Muhammadiyah
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

*riha/ wi/ nf/ 260926
Views: 0

















