Beranda / SEMESTA / Mahasiswa Transparansi Memberi Dukungan Penuh TPS 3R Menteng Atas Terbukti Aman Berdasarkan Uji Lab

Mahasiswa Transparansi Memberi Dukungan Penuh TPS 3R Menteng Atas Terbukti Aman Berdasarkan Uji Lab

JAKARTA, – ​Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah ibu kota. Melalui Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026, sistem pengelolaan sampah di Jakarta resmi bertransformasi dari pola konvensional angkut-buang menjadi pilah-angkut-olah, di mana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang ditargetkan hanya menerima sampah dalam bentuk residu mulai 1 Agustus 2026. Dalam tinjauannya di TPS 3R Menteng Atas, Jakarta Pusat, fasilitas pengolahan lokal ini digenjot untuk mengolah sampah rumah tangga serta limbah komersial dari sektor hotel, restoran, dan kafe menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse Derived Fuel (RDF). Guna memaksimalkan potensi 31 titik TPS 3R di Jakarta, pemerintah daerah menggandeng pihak ketiga untuk meningkatkan jam operasional fasilitas menjadi minimum dua hingga tiga sif per hari demi meringankan beban TPST Bantargebang.

​Transformasi pengelolaan sampah di TPS 3R Menteng Atas ini juga memperhatikan kenyamanan serta kesehatan lingkungan sekitar fasilitas pendidikan. Berdasarkan Laporan Hasil Uji Laboratorium Lingkungan Hidup Daerah Provinsi DKI Jakarta yang dirilis pada 25 September 2026, pengujian kualitas udara ambien dan tingkat kebauan di titik pantau SMPN 145 menunjukkan hasil yang sangat aman dan jauh berada di bawah ambang batas baku mutu Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 50 Tahun 1996. Parameter Amoniak tercatat hanya 0,01 ppm dari baku mutu 2,0 ppm, sedangkan parameter Hidrogen Sulfida tercatat hanya 0,001 ppm dari baku mutu 0,02 ppm. Hasil uji laboratorium resmi ini membuktikan bahwa operasional TPS 3R modern aman dari polusi bau dan tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar maupun kesehatan masyarakat sekitar.

​Langkah progresif serta transparansi data lingkungan tersebut mendapatkan apresiasi serta dukungan penuh dari kalangan pemuda dan mahasiswa. Melalui keterangan resminya di Jakarta pada Senin, (28/09/26), Ketua Umum Mahasiswa Transparansi (MMT), Abid Zahid Fadilah, menilai kebijakan transformasi sistem sampah ini sebagai terobosan nyata yang solutif dan berbasis bukti ilmiah.

“Kami dari Mahasiswa Muda Transparansi (MMT) memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas kebijakan progresif yang digagas oleh Gubernur Pramono Anung. Adanya data uji laboratorium yang transparan—seperti di sekitar SMPN 145 yang menunjukkan parameter amoniak dan H₂S jauh di bawah baku mutu—membuktikan bahwa pengelolaan TPS 3R modern ini aman, terkendali, dan ramah lingkungan. Perubahan dari pola angkut-buang menjadi pilah-angkut-olah adalah langkah fundamental yang membuktikan adanya political will yang kuat dalam menyelesaikan masalah lingkungan di Jakarta hingga ke akarnya,” ujar Abid Zahid Fadilah.

BACA JUGA: Sampah Membawa Keberkahan

​Abid menambahkan, optimalisasi TPS 3R tidak hanya memperpanjang usia operasional TPST Bantargebang, tetapi juga mendorong transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi anggaran pengelolaan sampah daerah. Sebagai representasi generasi muda, Mahasiswa Transparansi siap turun tangan mengawal dan mendukung penuh implementasi kebijakan ini agar berjalan secara transparan, tepat sasaran, serta melibatkan partisipasi aktif masyarakat demi mewujudkan Jakarta yang berkelanjutan.***

*****

*anwi/ wi/ nf/ 290926

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 2
  • 2
  • 106
  • 88
  • 377
  • 4,451
  • 78,226
  • 78,226
  • 153,499
  • 0
  • 4,896
  • 270