JAKARTA – Semangat persatuan dan ukhuwah islamiyah kembali menggema di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Majelis Silaturahmi Sholat Subuh Gabungan antara Ulama,Umara serta Masyarakat se Kecamatan Jatinegara (MS3G) menggelar Maulid Akbar ke-V Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan kolaborasi istimewa antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat .
Acara bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 23 Agustus 2026, dimulai tepat pukul 04.00 WIB hingga selesai, bertempat di Masjid Assa’adatul Ikhlashiyah, Jl. Pedati Raya, RT.12/RW.01, Cipinang Cempedak, Jatinegara.
Tema Spesial: Menyongsong 5 Abad Jakarta
Ust Wawan Mansur selaku ketua panitia pelaksana mengatakan dalam keterangan nya, Sabtu (22/8)
“Maulid Akbar kali ini mengusung tema yang sangat relevan dengan sejarah ibu kota, yaitu “5 Abad Jakarta”. Tema ini dipilih untuk merefleksikan perjalanan panjang Jakarta sebagai pusat peradaban dan peran umat Islam dalam membangun kota metropolitan ini sejak masa lalu hingga kini.
Lebih dari sekadar perayaan kelahiran Nabi, acara ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi tiga pilar utama masyarakat: tokoh agama, pejabat pemerintah, dan warga biasa. Kehadiran jajaran pejabat di Kecamatan Jatinegara serta para habib dan ustadz ternama menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial di wilayah timur Jakarta.
H Achmad Mawardi selaku ketua MS3G mengatakan, “Kemeriahan Maulid Akbar ke-V ini dipastikan akan terasa khidmat dan bermakna berkat kehadiran para tamu kehormatan yang menampilkan sosok-sosok berpengaruh
serta sejumlah ulama dan habaib.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa acara ini adalah wadah silaturahmi lintas sektoral yang inklusif dan berwibawa.
Filosofi “5 JAGA”: Dari Diri Sendiri hingga Indonesia
Lebih lanjut Ust Solihin, MK selaku Sekum MS3G mengatakan, “Puncak dari pesan moral acara ini tertuang dalam semboyan “5 JAGA” yang tertulis elegan yakni
“Jaga Diri kita, Jaga keluarga, Jaga JATINEGARA, Jaga JAKARTA, Jaga INDONESIA”
Semboyan ini merupakan manifestasi dari nilai-nilai kenabian yang diterapkan dalam konteks kebangsaan modern. Dimulai dari perbaikan diri (self-improvement), diperluas ke lingkup keluarga, kemudian berkontribusi positif bagi lingkungan kecamatan, kota, hingga negara.
Maulid Akbar MS3G yang ke V ini bukan hanya acara religius rutin melainkan sebuah deklarasi cinta tanah air dan agama yang menyatu untuk persembahan warga Kecamatan Jatinegara dan sekitarnya semoga bisa hadir untuk turut serta menunaikan sholat subuh berjamaah dan meresapi siraman rohani di pagi hari yang penuh berkah tersebut dan setelah itu mendapatkan santapan jasmani, makan nasi kebuli Ajieb Sawa . (AW)
*anwi/ wi/ nf/ pjmi/ 220826
Views: 0







