Beranda / SYIAR HIJRAH / Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa

Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa

Oleh: Dr. H. M. Suaidi, M.Ag.

أَرِحْ نَفْسَكَ مِنَ التَّدْبِيرِ، فَمَا قَامَ بِهِ غَيْرُكَ عَنْكَ لَا تَقُمْ بِهِ لِنَفْسِكَ

“Istirahatkan dirimu dari pengaturan (tadbīr/ambisi mengatur segalanya). Sebab, apa yang telah diurus oleh selainmu (Allah) untukmu, tidak perlu lagi kamu urusi sendiri.”

1. Larangan Tadbīr yang Berlebihan

Maksud dari tadbīr di sini adalah memaksakan diri untuk mengatur masa depan, hasil usaha, atau urusan di luar batas kapasitas manusia. Perilaku ini biasanya disertai dengan rasa cemas dan gelisah yang berlebihan.

2. Penyerahan Diri kepada Allah (Tawakal)

Urusan yang hakikatnya sudah diatur oleh Allah—seperti rezeki, detak jantung, kerja organ tubuh, hingga takdir hidup—seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada Sang Pencipta. Hal ini bertujuan agar batin kita menjadi tenang.

BACA JUGA: Kajian Kitab Al-Hikam

3. Ketenangan Jiwa

Manusia tetap berkewajiban untuk berikhtiar atau bekerja secara wajar. Namun, kita tidak perlu stres memikirkan hasil akhir secara berlebihan karena hasil mutlak berada di tangan Allah SWT.

والله أعلمُ بالصواب

*****

anwi/ pjmi/ wi/ nf/ 051026

Views: 0

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 1
  • 68
  • 53
  • 81
  • 72
  • 694
  • 3,726
  • 78,812
  • 78,812
  • 153,991
  • 0
  • 4,918
  • 270