Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Sumpah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kaoem Betawi Jakarta
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
“Doa bersama ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum introspeksi diri sekaligus bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan bangsa. Melalui doa ini, kita memohon agar seluruh prajurit dan PNS Korem 072/Pamungkas selalu diberi kekuatan, ketabahan, dan perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas menjaga keutuhan NKRI,” ujar Kabintal Korem 072/Pamungkas Kapten Cba Saryanto di sela-sela kegiatan.
Melalui peringatan HUT RI ke-81 ini, Korem 072/Pamungkas berkomitmen untuk terus memelihara nilai-nilai perjuangan, mempererat tali silaturahmi antarpersonel, serta meningkatkan ketakwaan sebagai landasan utama dalam mengabdi kepada rakyat, bangsa, dan negara.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Danrem 072/Pamungkas Ajak Mahasiswa Pesantren Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
- Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
- Kemenhaj dan Kementerian Kebudayaan Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
- Hadiri Istighosah Kebangsaan Hari Santri 2026, KH Zaitun Rasmin: Semangat Resolusi Jihad Harus Terus Hidup untuk Menjaga Persatuan Bangsa
- Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ketum PB Al Washliyah Sampaikan 4 Pesan
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
Kegiatan doa bersama berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh rasa kekeluargaan, mencerminkan soliditas yang kuat di tubuh Korem 072/Pamungkas dalam mengawal keutuhan Bangsa Indonesia.(Penrem072/Pamungkas)
*****
Baca Juga di WARTA IDAMAN (8)
- Kiprah Mohammad Anthoni di Fase Sunyi: Merajut Ukhuwah dan Akar Sejarah PJMI
- Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia: dari tujuh pemrakarsa hingga kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Napas Perjuangan 15 Tahun PJMI: Dari Tujuh Pemrakarsa hingga Kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Songsong Milad ke-15, PJMI Siapkan Agenda Kemanusiaan dan PJMI Award
- Safrizal dan Keluarga Besar Elang Tiga Hambalang Berduka, Doa Teriring untuk Ibu Eva Novensia Kristantie, S.H.
- Pengajian KB PII Bekasi Raya: Kyai Noer Alie Ulama Pejuang Penuh Inspirasi
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com
*sk/ pmk/ wi/ nf/ 140826
Views: 12





















