Beranda / LIFESTYLE / SALAHUDIN JALAL TANJUNG ; _Pujangga Halim Harus Ikut TWK_

SALAHUDIN JALAL TANJUNG ; _Pujangga Halim Harus Ikut TWK_

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

 

Niki bukan hanya pernah kecewa dengan Pujangga Halim, tetapi juga menganggap Pujangga Halim adalah musuh dalam selimut di Istana Kerajaan Matraman Raya.

Niki pernah kecewa dengan Pujangga Halim saat dia sedang nguping ajian Sastra Jendra dari Bunda Lilik istri Pujangga Halim dengan Putri Raisa, putri mereka yang saat itu merupakan permaisuri Raja Adi Setrum 35.000 Megawatt, yang membuat Niki terbakar emosi nafsu birahi, melihat Pujangga Halim berada di sekitarnya, ingin dia jadikan sasaran seperti saat Begawan Wisrawa mbabar ajian Sastra Jendra kepada Dewi Sukesi.

Bahwa hukum larangan berdua-duaan lain jenis itu berlaku, membuat niat baik Begawan Wisrawa terhadap Dewi Sukesi berganti menjadi nafsu hubungan bak suami istri, yang jelas tercela.

Pujangga Halim yang mengetahui Niki sedang hilang kendali, segera melarikan diri ke luar istana, mengurungkan niatnya untuk menjumpai Putri Raisa, putri satu-satunya dengan istrinya, Bunda Lilik.

Selain dari itu, Pujangga Halim pernah membantu Miss Tami Zen yang melarikan diri dari cengkeraman Raja Adi Setrum 35.000 Megawatt, sekaligus membuka rahasia perintah Niki kepada Miss Tami Zen dan Putri Selendang Biru untuk menculik Putri Biyan ibunda Raja Adi Setrum 35.000 Megawatt.

Hal itu membuat Niki diusir dari istana Kerajaan Matraman Raya oleh Raja Adi Setrum 35.000 Megawatt.

Walaupun pada akhirnya justru Niki melahirkan Raja Adi Seruling Sakti dari hubungan gelapnya dengan Raja Adi Setrum 35.000 Megawatt.

Raja Adi Seruling Sakti diasuh oleh Niki, tetapi juga sampai dianggap sebagai suaminya, karena Raja Adi Seruling Sakti mirip dengan ayahnya. Di samping itu mereka hanya hidup berdua dan tidak ingin diketahui oleh masyarakat umum, karena Niki malu, karena pernah diusir dari istana Kerajaan Matraman Raya.

Hal itu menjadikan Raja Adi Seruling Sakti wong Solo 2 periode itu merasa biasa saja berhubungan antar lawan jenis, dengan ibunya sendiri.

Melihat Pujangga Halim mendekati Raja Adi Seruling Sakti, maka Niki langsung ingin memanfaatkan usaha Pujangga Halim itu dengan mengusulkan kepada Raja Adi Seruling Sakti, bahwa Pujangga Halim harus ikut TWK.

Tes Wawasan Kebangsaan.

Bahkan Niki nekat meminta Pujangga Halim untuk merapal ajian Sastra Jendra yang dapat mengakibatkan Begawan Wisrawa dan Dewi Sukesi hilang kendali, di kamar Kepala Staf Dapur Istana, kamar Niki.

Pujangga Halim yang tahu gelagat permainan yang akan dilakukan Niki, bersikap waspada.

Kalau Pujangga Halim tidak mau memenuhi permintaan Niki, bisa jadi Pujangga Halim dianggap tidak lulus TWK, maka dia akan dipecat dari jabatannya.

Bukan itu saja, bisa-bisa keselamatan Putri Raisa dan seluruh anggota Istana Kerajaan Matraman Raya yang sedang berusaha menghindari ancaman serangan dari Raja Adi Seriling Sakti wong Solo 2 periode itu gagal total.

Tetapi kalau Pujangga Halim harus ikut TWK ke kamar Niki, bahaya dosa besar akan mengancamnya.

Dalam situasi yang serba salah, maju kena mundur kena, Pujangga Halim kemudian menyiapkan suatu rencana.

Jika rencananya gagal, ada resiko Pujangga Halim dan Putri Raisa beserta rombongan akan terancam.

Tetapi jika rencananya berhasil, Pujangga Halim dianggap lulus TWK dan semuanya akan berasa indah.

Apa yang direncanakan Pujangga Halim?

 

 

 

oleh: MJK, jurnalis PJMI.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*mjkr/ pjmi/ wi/ nf/ 250126

Views: 62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 68
  • 55
  • 215
  • 91
  • 8,510
  • 21,296
  • 169,335
  • 254,964
  • 150,646
  • 62
  • 4,767
  • 270