Baca Juga di WARTA IDAMAN (6)
- Gugatan Pemadaman Listrik, Forkot Hadirkan Ahli dan Saksi di PTUN Banjarmasin
- Prihatin Karhutla Berkepanjangan, DPW KalSel & DPD Partai Ummat Banjarbaru Salurkan Voucher BBM dan Logistik untuk Relawan
- Krisis Kelistrikan Kalsel: Di Tengah Kabut Asap dan Air Macet, Janji Pemulihan PLN September 2026 Ditagih
- DPW Partai Ummat Kalsel & DPD Banjarbaru Menyampaikan Duka Cita Mendalam atas Wafatnya Mantan Gubernur H. Rudy Ariffin
- BREAKING NEWS: Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
- “Gema Sholawat Bersama Haddad Alwi”, Perwakilan Pengurus DPD Partai Ummat Banjarbaru hadir
Lebih lanjut Faisal juga menyampaikan perlunya memahami teknologi digital hari ini, untuk pendidikan yang lebih bermakna dimasa depan. Pentingnya transformasi pola pikir peserta didik dan pendidik dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi modern.
“Literasi digital bukan sekadar kemampuan menggunakan perangkat lunak atau media sosial, melainkan kecakapan dalam berpikir kritis, menyaring informasi, serta menerapkan etika dan prinsip jurnalisme digital yang bertanggung jawab,”jelas Dr. J. Faisal.
Dr. J. Faisal juga mendorong para siswa dan guru untuk mentranformasi teknologi digital dari sarana konsumsi hiburan menjadi media edukatif, mencakup pemanfaatan platform digital untuk akses sumber belajar mandiri, kolaborasi berbasis teknologi, hingg pengenalan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI) secara produtif, sehinga disinilah perlunya pemanfaatan teknologi untuk akselerasi pembelajaran.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (7)
- PB Al Washliyah Resmikan Sekolah Sepak Bola Washliyah Football Academy
- Pengobatan Tradisional Metode Leluhur Tatamba Kampung Bersama Tim Minyak Waras: Pendaftaran Gratis & Biaya Seikhlasnya
- Gaya Dakwah Menggembirakan, LPEK PP Muhammadiyah Sukses Gelar Muhammadiyah Stand Up Comedy di UMY
- Dari Gen Alpha hingga Gen X, Parade Penyair Jendela Puspita Gaungkan Gelora Sumpah Pemuda
- Kejurda Floorball AFI DKI 2026 Dimulai 24 Oktober: Bidik Atlet Berbakat untuk Kejurnas dan PON
- Lestarikan Budaya Nusantara, 35 Penari Muda Sanggar KR Dinisha Unjuk Gigi di Kantor Kelurahan Cipayung Jaya
Menurutnya, teknologi digital bukan sekadar alat untuk mencari hiburan atau media sosial, melainkan sarana belajar tanpa batas. Jika dimanfaatkan dengan benar, akses informasi yang cepat dapat membuka peluang akademik dan keterampilan baru bagi para siswa.
Sebagai akademisi, Dr. Juwito Faisal menekankan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi dengan penguatan nilai-nilai moral, etika, dan karakter. Teknologi harus diposisikan sebagai alat bantu memperluas wawasan dan meningkatkan mutu pendidikan, bukan menggantikan nilai-nilai kemanusiaan dan integritas.
Ratusan siswa yang megikuti kegiatan seminar bertajuk literasi digital tersebut tampak antusias, dalam sesi tanya jawab dipenuhi dengan beragam pertanyaan dan diskusi interaktif antara para siswa dan narasumber seputar penggunaan platform digital untuk media pembelajaran.
Melalui seminar ini, SMK Nuansa Bogor berharap para siswa dapat menerapkannya dalam kegiatan belajar sehari-hari, sehingga tercipta ekosistem pendidikan yang berbasis teknologi modern, aman, dan berintegritas. (*)
*****
Baca Juga di WARTA IDAMAN (8)
- Kiprah Mohammad Anthoni di Fase Sunyi: Merajut Ukhuwah dan Akar Sejarah PJMI
- Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia: dari tujuh pemrakarsa hingga kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Napas Perjuangan 15 Tahun PJMI: Dari Tujuh Pemrakarsa hingga Kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Songsong Milad ke-15, PJMI Siapkan Agenda Kemanusiaan dan PJMI Award
- Safrizal dan Keluarga Besar Elang Tiga Hambalang Berduka, Doa Teriring untuk Ibu Eva Novensia Kristantie, S.H.
- Pengajian KB PII Bekasi Raya: Kyai Noer Alie Ulama Pejuang Penuh Inspirasi
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

*wsu/ pjmi/ wi/ nf/ 060826
Views: 30




















