Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Sumpah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kaoem Betawi Jakarta
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
Sultan Hamengkubuwono VII menjabat jadi pemimpin Mataram yang disegani itu dibuktikan dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) tumbuh dengan pesat di kalangan sosial orang Eropa, dan Ningrat Kerajaan.
Salah satu bukti kemajuan zaman ke arah modern yang terjadi di Yogyakarta pada masa Sultan Sugih tercermin dari pembentukan infrastruktur. Seperti membangun jalan kereta api, lori-lori kereta untuk pabrik gula, dan pembangunan sumber daya manusia melalui lembaga-lembaga pendidikan formal Eropa.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Danrem 072/Pamungkas Ajak Mahasiswa Pesantren Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
- Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
- Kemenhaj dan Kementerian Kebudayaan Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
- Hadiri Istighosah Kebangsaan Hari Santri 2026, KH Zaitun Rasmin: Semangat Resolusi Jihad Harus Terus Hidup untuk Menjaga Persatuan Bangsa
- Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ketum PB Al Washliyah Sampaikan 4 Pesan
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
Peninggalan Sultan Sugih meliputi berbagai bidang termasuk pembangunan seni, ekonomi dan budaya serta bangunan monumental yang masih dapat kita saksikan sampai saat ini.Dalam bidang seni beliau menciptakan beberapa tarian antara lain Tari Bedaya Sumreg, Srimpi Dhendang Sumbawa dan Bedaya Lala.
Termasuk bangunan monumental antara lain Tugu Golong Gilig (tugu kota Jogjakarta), Pendopo Agung Kedhaton Ambarukmo, Pesanggrahan Ambarukmo yang merupakan tempat tinggal Sultan Hamengku Buwono VII dan beberapa bangunan lainnya. (Ridar)
*****
Gambar kanan: Sri Sultan Hamengku Buwono VII
Gambar kiri atas: Pabrik gula dan speritus Madukismo
Gambar kiri bawah: Ridar Harahap bersama Radenmas Triyanto Prastowo turun temurun Hamengkubuwono VII
Baca Juga di WARTA IDAMAN (8)
- Kiprah Mohammad Anthoni di Fase Sunyi: Merajut Ukhuwah dan Akar Sejarah PJMI
- Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia: dari tujuh pemrakarsa hingga kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Napas Perjuangan 15 Tahun PJMI: Dari Tujuh Pemrakarsa hingga Kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Songsong Milad ke-15, PJMI Siapkan Agenda Kemanusiaan dan PJMI Award
- Safrizal dan Keluarga Besar Elang Tiga Hambalang Berduka, Doa Teriring untuk Ibu Eva Novensia Kristantie, S.H.
- Pengajian KB PII Bekasi Raya: Kyai Noer Alie Ulama Pejuang Penuh Inspirasi
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

Views: 116




















