
Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Sumpah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kaoem Betawi Jakarta
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?

Enam Serial Novel Fantasi Religi karya MJK,. Bisa anda dapatkan dengan Harga terbaik Rp.100 ribu per eksemplar sudah termasuk Ongkir untuk di Pulau Jawa. Untuk di luar Pulau Jawa ada tambahan Ongkir.
Silahkan hubungi kontak WA MJK untuk informasi & order
- Blue Moon
- Suksesi Tak Berdarah
- Sayidin Panotogomo
- Tiga Pendekar Langit
- Salahudin Jalal Tanjung
- Adam Musthofa.
“ORDER BUKU” silahkan kontak wa saya MJK: 081266804830
Sementara itu, di lereng Dieng Plateau, Saspras dan SuperA, menghadap Baginda Raja Armanda sambil mengantar Putri Pembayun.
“Lapor Baginda, Raja Armanda. Mohon maaf, hamba berdua menghadap, tanpa diminta karena memenuhi permintaan Abu Arang untuk mengantar Putri Pembayun ke hadapan Baginda,” lapor Sarpras dan SuperA yang sebetulnya dulu merupakan dua panglima andal Kerajaan Matraman Raya saat Baginda Raja Armanda berkuasa.
“Sarpras dan SuperA, mengapa kalian jadi sungkan begitu. Aku bukan lagi raja Matraman Raya. Tidak sewajarnya kalian terlalu hormat begitu kepadaku,” balas Baginda Raja Armanda.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Danrem 072/Pamungkas Ajak Mahasiswa Pesantren Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
- Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
- Kemenhaj dan Kementerian Kebudayaan Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
- Hadiri Istighosah Kebangsaan Hari Santri 2026, KH Zaitun Rasmin: Semangat Resolusi Jihad Harus Terus Hidup untuk Menjaga Persatuan Bangsa
- Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ketum PB Al Washliyah Sampaikan 4 Pesan
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
“Apa yang terjadi dengan Pembayun, keponakanku yang bandel itu, sehingga dapat membawa kalian sampai ke tempat ini?” tanya Baginda Raja Armanda.
Sarpras dan SuperA pun lalu menceritakan kalau saat itu Abu Arang khawatir, Kediri akan diserang Raja Danang, Sayidin Panotogomo yang sebetulnya akan menangkap Abu Arang. Karena khawatir akan keselamatan Putri Pembayun dari gangguan Raja Danang, Sayidin Panotogomo, mereka berdua diminta membawa Putri Pembayun menghadap Baginda Raja Armanda di Dieng Plateau untuk mohon perlindungan.
“Apakah Kediri masih dalam bahaya?” tanya Baginda Raja Armanda.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
- UIA Bahas Rencana Kerja Sama dengan TDA Muda di Toko Kopi Inch
- Dari Narasi ke Agribisnis: Eks Wartawan Bangkit Lewat AGRIJurno, Kolaborasi Gotong Royong Cetak Kemandirian Ekonomi
- Gandeng Owner Kedai Edelweis, PEKA BPJS Ketenagakerjaan Sukses Cetak Wirausaha Dimsum Siap Pakai
- PKK Condongcatur Sulap Tempe Jadi Kuliner Modern, Lahirkan Inovasi Menu Bergizi untuk Cegah Stunting
- RW 02 Cipinang Muara Gelar Halal Bi Halal dan Bazar UMKM serta Launching RW Mart
- Jogja Gelar 3 Pameran Industri

Views: 40



















