WARTA IDAMAN

Dr. H. M. Suaidi, M.Ag.
al-fana’ (الفناء) berarti lenyap atau “hancur,” terutama merujuk pada lenyapnya kesadaran diri manusia yang terikat pada duniawi dan hawa nafsu, serta sifat-sifat tercela, menuju kesadaran penuh akan kebesaran dan keagungan Allah.
Setelah fana’, seorang sufi akan memasuki maqam baqa’ (البقاء), yaitu kekekalan dalam sifat-sifat ketuhanan dan kesadaran akan kehadiran Allah.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Abdullah bin Salam: Jangan Takut Mengubah Pandangan Setelah Menemukan Kebenaran
- Rizki Kasbi (كسب) dan Rizki Taqdiri (تقدر)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
Fana’:
Secara harfiah, fana’ berarti lenyap, hancur, sirna, atau hilang. Dalam konteks tasawuf, fana’ adalah proses meleburkan diri dari ego dan kesadaran duniawi untuk menyatu dengan kehendak Allah. Ini bukan berarti hilangnya eksistensi, tetapi lebih kepada hilangnya keterikatan pada hal-hal selain Allah.
Tingkatan Fana’:
Beberapa ahli tasawuf membagi fana’ menjadi beberapa tingkatan, seperti fana’ al-af’al (lenyapnya perbuatan), fana’ al-sifat (lenyapnya sifat), dan fana’ al-dzat (lenyapnya dzat).
Baqa’:
Setelah fana’, seorang sufi akan mencapai maqam baqa’, yaitu kekekalan dalam sifat-sifat ketuhanan. Ini berarti sifat-sifat terpuji, ilmu pengetahuan, dan kesadaran akan kehadiran Allah akan abadi dalam diri sufi.
>>> ke Halaman 2
Baca Juga di WARTA IDAMAN (2)
- Budayantara Berbagi untuk Kemanusiaan, Merawat Persaudaraan Indonesia–Palestina dari Sekolah
- Dr. Mukhtadi Menggagas Persatuan Umat Islam Dunia, Indonesia Diusulkan Jadi Pusat Ukhuwah Islamiyah Internasional
- Waqf Site Visit dan PKM Internasional BWI Dorong Inovasi Wakaf Produktif
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
- Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman, Kemenhaj Imbau Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah
- Terima Kunjungan Dubes Yordania, Menhaj Bahas Peluang Wisata Jemaah Haji dan Umrah Indonesia

Views: 217






















