
WARTA IDAMAN

Sleman – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., bersama Ibu menghadiri pembukaan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2026 yang mengusung tema “AKSARA/BAHASA”, di Lapangan Pemkab Sleman, Tridadi, Sleman, Minggu (13/9/2026).
Pembukaan FKY 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Daerah DIY tersebut dihadiri sekitar 1.500 orang, termasuk Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Toto Ginanto, S.T., M.A.P., M.Han., serta sejumlah pejabat pemerintah, TNI-Polri, tokoh budaya, seniman, akademisi dan masyarakat.

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (1)
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- Ummu Syarik: Kebaikan Tidak Harus Menunggu Banyak Dukungan
- Hikmah ke-4 Kitab Al-Hikam tentang Tawakal dan Ketenangan Jiwa
- Ketika Suara Ranting Menjadi Ancaman: Belajar dari Kematian Seekor Rusa
- Jangan Simpan Kebaikan Hanya untuk Diri Sendiri
- Tips Tetap Istiqamah: Cara Menjaga Konsistensi Hijrah Sehari-hari
FKY 2026 mengangkat bahasa sebagai pintu untuk membaca kembali kebudayaan Yogyakarta. Bahasa tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menyimpan identitas, sejarah, pengetahuan, nilai kehidupan, sekaligus merekam perubahan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam rangkaian pembukaan, Sri Sultan HB X membacakan geguritan yang mengajak masyarakat untuk kembali mencermati beragam bahasa dan kehidupan yang tumbuh di Yogyakarta. Pesan tersebut menegaskan pentingnya kebersamaan, guyub rukun, serta keterlibatan seluruh masyarakat dalam menjaga dan menghidupkan kebudayaan.
>>> ke Halaman 2

Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Hikmah dari Neutrino: Menangkap Energi Ilahi dengan Qalbun Salim
- Masyhuril Khamis Imbau Jemaah Umrah Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan
- Pasca-Polemik Statement Bulan Dana PMI Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Ramdansyah Dorong 5 Langkah Strategis Pembenahan Tata Kelola Kemanusiaan di Jakarta
- Bantah Isu Tebang Pilih, Polisi Watch Minta Insan Pers Tetap Objektif
- Ketika “Upload” Medsos Mengalahkan Substansi, dan Jurnalis Dianggap Musuh
- Analisis SWOT: Navigasi Strategi Menuju Mutu Unggul Pembelajaran PAI

Views: 1





















