
WARTA IDAMAN

YOGYAKARTA — Wajah dakwah Islam yang ramah, santun, dan penuh keceriaan terpancar nyata di lingkungan kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Melalui agenda bertajuk “Muhammadiyah Stand Up Comedy UMY”, Lembaga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (LPEK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sukses menghadirkan panggung komedi segar yang memadukan kreativitas seni dengan nilai-nilai dakwah keagamaan yang menggembirakan.
Acara yang berlangsung di Mini Ballroom Prime UMY Hotel pada Sabtu sore (24/10/2026) ini digelar sebagai bagian dari rangkaian strategis acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muhammadiyah 2026. Pertunjukan tersebut secara khusus dikolaborasikan bersama Standup Comedy UMY dan Lembaga Seni Budaya PWM DIY demi memperluas medan syiar kultural di ruang publik.
Panggung komedi ini dimeriahkan oleh line-up sepuluh komika berbakat, antara lain Andra Dinata Tanjung, Rayhan Luqman Hakim, Nurus Salima Tunnaliah, Fiul, Satria Lesmana, Adit a.k.a Lukas, Muhammad Irfan Fahmi, Muhammad Alfath Taridala, Izza Muhammad, dan Abdul Karim Amruola Tuankotta. Melalui banyolan cerdas yang berbobot, para komika berhasil mengocok perut ratusan civitas akademika UMY serta masyarakat umum yang hadir secara gratis.
Tazbir Abdullah Tekankan Humor sebagai Medium Edukasi Pariwisata
Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah kehadiran sosok pakar pariwisata nasional sekaligus pemerhati seni budaya, Tazbir Abdullah, S.H., M.Hum., yang didapuk menjadi bintang tamu istimewa. Selaku Dewan Pakar LPEK PP Muhammadiyah, ia turut naik ke atas panggung untuk memberikan pandangan sekaligus wejangan kultural kepada para peserta Silatnas dan para generasi muda yang hadir.
Berdasarkan gagasan pembinaan ekosistem kreatif yang kerap ia bagikan melalui akun media sosialnya, @tazbirabdullah, ia menilai bahwa pendekatan budaya pop seperti stand-up comedy merupakan strategi komunikasi publik yang sangat efektif di era modern. Menurut Tazbir Abdullah, menyampaikan pesan moral, syiar keagamaan, serta edukasi sadar wisata tidak harus selalu kaku, melainkan bisa dikemas lewat humor yang cerdas dan inklusif.
“Saatnya menikmati wajah Muhammadiyah yang penuh keceriaan. Dakwah itu menggembirakan dan silaturahmi itu menguatkan,” ungkap Tazbir Abdullah dalam narasinya. Kehadirannya di atas panggung menegaskan komitmen LPEK PP Muhammadiyah dalam merangkul potensi ekonomi kreatif—termasuk seni pertunjukan—sebagai bagian integral dari pembangunan pariwisata yang berkemajuan dan ramah muslim di tanah air.
Kolaborasi Strategis untuk Pariwisata Berkemajuan
Selain Tazbir Abdullah, panggung ini juga menghadirkan Dian Korprianing Nugraha, S.S., S.Pd., M.Pd. selaku Ketua Lembaga Seni Budaya PWM DIY sebagai bintang tamu pendamping. Kolaborasi antarlebaga ini membuktikan bahwa Muhammadiyah memiliki komitmen kuat untuk terus memfasilitasi minat bakat anak muda dalam industri kreatif digital dan komedi tunggal secara positif.
Acara yang diprakarsai di sela-sela konsolidasi nasional industri pariwisata ini ditutup dengan meriah. Melalui gelaran panggung kreatif semacam ini, LPEK PP Muhammadiyah berharap mampu membangun ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif yang tidak hanya kokoh secara finansial, tetapi juga melahirkan agen-agen penggerak sosial yang mampu menyampaikan pesan-pesan perdamaian secara santun, beretika, dan menggembirakan bagi umat dan bangsa.
*****
Terima kasih telah membaca artikel ini. Dapatkan berita dan artikel menarik lainnya di sini.
Dukung terus WARTA IDAMAN – Berita Semesta "Syiar Hijrah".
Silakan berikan komentar yang membangun pada kolom di bawah ini.
Jangan lupa membagikan artikel ini ke media sosial Anda melalui tombol bagikan di bawah!
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN Berita Semesta
- Hima Syariah IPRIJA Gelar Sharing Session, Ajak Mahasiswa Mengenal Profesi Advokat Lebih Dekat
- Talim MS3G Sinergitas Ulama dan Umara Kec Jatinegara Perkuat Ukhuwah: Kajian Kitab Al-Habib Hud, Tekankan Mulianya Hak Sahabat dan Sesama Muslim
- Rehab Panti Asuhan Al Marina, Korem 072/Pamungkas Hadirkan Lingkungan Lebih Layak dan Nyaman bagi Anak-anak
- FORKOMNAS Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Tegaskan Komitmen Bela Palestina
- Dakwah Era Digital Menuju Indonesia Emas,IMMI DKI Jakarta Gandeng Kemenag DKI Jakarta Gelar Pelatihan dan Lomba Dakwah Digital
- Peringatan Maulid Nabi di Uhamka Hadirkan Da’i Pantura KH. Afief Mustofa Al Jawawi
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

mrbnj/ wi/ nf/ 251026: ridho
Views: 0



















