
WARTA IDAMAN

Jakarta – Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar UIA untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan nilai-nilai yang diajarkan beliau.
Peringatan Maulid Nabi dihadiri Rektor UIA Prof. Dr. H. Masduki Ahmad, S.H., M.M., Ketua Yayasan Perguruan Tinggi As-Syafi’iyah (YAPTA) Prof. Dr. H. Dailami Firdaus, S.H., LL.M., M.B.A., jajaran manajemen serta sivitas akademika UIA. Kegiatan menghadirkan KH. Muladi Mughni, Ph.D. sebagai penceramah.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus mengingatkan pentingnya kedekatan umat Islam dengan Alquran sebagai bagian dari upaya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Kita harus dekat dengan Alquran,” ujar Dailami.
Ia juga menyampaikan tiga ciri seseorang yang mencintai Nabi Muhammad SAW. Pertama, memperbanyak sholawat. Kedua, melaksanakan Sunnatullah dan Sunnah Rasul. Ketiga, berjihad di jalan Allah.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diungkapkan secara lisan, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, KH. Muladi Mughni dalam ceramahnya mengajak jamaah untuk menjadikan majelis ilmu sebagai bagian penting dalam kehidupan. Menurutnya, tujuan menghadiri majelis ilmu adalah memperoleh ilmu dan penguatan keagamaan.
“Tujuan kita adalah datang ke majelis ilmu,” kata KH. Muladi.
Ia menyampaikan bahwa menghadiri majelis ilmu memiliki keutamaan yang besar. Datang ke majelis ilmu disebut lebih baik daripada melaksanakan sholat 1.000 rakaat, menjenguk 1.000 orang yang sakit, maupun mengiringi 1.000 jenazah.
Peringatan Maulid Nabi di UIA tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga ruang refleksi bagi sivitas akademika untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, tanggung jawab dan kepedulian sosial diharapkan terus menjadi bagian dari kehidupan akademik dan keseharian keluarga besar UIA.
Sebagai perguruan tinggi yang memiliki identitas keislaman, UIA terus mendorong keseimbangan antara pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Momentum Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat spiritualitas sekaligus membangun karakter sivitas akademika yang berilmu, berintegritas dan berakhlak.
*****
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN Berita Semesta
- MUI Jakarta Selatan Gelar Halaqah Ormas Islam
- Perkuat Kompetensi Dakwah dan Media, Mahasiswa IAN Bekasi Ikuti PPL di PP Muhammadiyah
- Maulid Nabi di UIA, Dailami Firdaus: Kita Harus Dekat dengan Alquran
- Rumah Zakat dan PLN IP UBP Kamojang Salurkan Bantuan Bahan Bangunan untuk MCK Darurat di Manggarai Timur, NTT
- Fasli Jalal Harap PKBM Merangkul Anak Putus Sekolah, Korban Bullying, hingga Pekerja Anak melalui Pendidikan Berbasis Teknologi
- Anugrah Widhy, S.Fil.I., Gr.: Disiplin dan Hormat pada Guru Itu Keren
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

*heam/ pjmi/ wi/ nf/ 240926
Views: 0




















