Dominasi JFA di Kategori KU-17 dan Legalitas Sertifikat Jalur Prestasi

WARTA IDAMAN

JAKARTA — Kompetisi sengit Kejuaraan Daerah (Kejurda) Floorball DKI Jakarta 2026 resmi berakhir. Dalam ajang bergengsi ini, klub Jakarta Floorball Academy (JFA) mendominasi dengan meraih 2 medali emas dari 5 kategori yang dipertandingkan, masing-masing dari Kelompok Umur (KU) 17 Putra dan Putri.
Ketua Umum Asosiasi Floorball Indonesia (AFI) Pengprov DKI Jakarta, Dr. Misbah Fikrianto, MM., M.Si., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi dan capaian para atlet. Ia juga menekankan pentingnya legalitas kejuaraan ini bagi masa depan akademis dan karier olahraga para atlet muda.
“Ini adalah event rutin tahunan. Hasilnya membanggakan. Prestasi para atlet floorball DKI semakin meningkat,” ujar Misbah pada saat penutupan di GOR Sunter, Sabtu (31/10/2026).
Misbah juga menjelaskan bahwa sertifikat atlet yang mengikuti kompetisi ini ditandatangani oleh Asosiasi, KONI DKI, dan pihak sekolah. Kolaborasi tanda tangan tersebut merupakan langkah krusial dalam memberikan jaminan resmi kepada para atlet.
“Hal itu penting agar pemerintah maupun asosiasi memberikan legalisasi. Jadi, baik pemerintah maupun asosiasi sama-sama memberikan pengakuan. Khusus untuk KU-13, sertifikat ini sangat penting untuk jalur prestasi pada sistem pendaftaran nilai rapor,” tambahnya.
Lebih lanjut, Dr. Misbah memaparkan bahwa Kejurda tahun ini mengemban misi besar sebagai batu loncatan menuju panggung nasional. “Kejurda merupakan persiapan atlet DKI mengikuti Kejurnas yang akan diadakan di Banten akhir Desember 2026. Juga untuk persiapan menghadapi PON NTB/NTT,” pungkasnya.
Turnamen berlangsung ketat sejak babak awal hingga partai puncak. JFA berhasil mengawinkan gelar juara di kelas KU-17 setelah tim putri mereka membekuk TUGASKU dengan skor tipis 1-0, disusul tim putra JFA yang menang dramatis 5-4 atas IPEKA Tomang. Sementara itu, pada kategori Senior Putra, Jakarta Floorball Club (JFC) tampil digdaya dengan melibas UNJ Senior lewat skor telak 5-1.
Sebelumnya, Ketua Panitia Kejurda Floorball DKI, Julfikar Setiadi, S.Or., M.Or., menjelaskan bahwa Kejurda Floorball DKI berlangsung selama 3 hari dan diikuti oleh sekitar 600 atlet.
“Kompetisi terdiri dari 5 kategori, yakni KU-13 Putra-Putri, KU-17 Putra-Putri, serta Senior Putra, yang berasal dari klub dan sekolah,” ujar Julfikar.
Julfikar juga menambahkan bahwa atlet peserta Kejurda tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya. Meningkatnya jumlah peserta dan klub, menurut Julfikar, menunjukkan bahwa olahraga floorball semakin diminati masyarakat, terutama kalangan pelajar.***
Berikut adalah rekapitulasi hasil lengkap pertandingan final Kejurda Floorball DKI Jakarta 2026:
| Kategori | Pertandingan Final | Skor Akhir |
|---|---|---|
| Putri KU-13 | Jatnosa vs Kalibas | 2 – 1 |
| Putra KU-13 | IPEKA Tomang vs TUGASKU | 2 – 1 |
| Putri KU-17 | JFA vs TUGASKU | 1 – 0 |
| Putra KU-17 | JFA vs IPEKA Tomang | 5 – 4 |
| Senior Putra | JFC vs UNJ D | 5 – 1 |
*****
Terima kasih telah membaca artikel ini. Dapatkan artikel menarik lainnya di sini.
Dukung terus WARTA IDAMAN – Berita Semesta "Syiar Hijrah".
Silakan berikan komentar yang membangun pada kolom di bawah ini.
Jangan lupa membagikan artikel ini ke media sosial Anda melalui tombol bagikan di bawah!
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
Robbi zidnii 'ilman warzuqnii fahmaa.
Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan dan berilah aku pemahaman yang baik.
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Tiga Tingkatan Himmah (Keinginan) pada Diri Manusia
- PB Al Washliyah Resmikan Sekolah Sepak Bola Washliyah Football Academy
- Rekam Jejak Iwan Samariansyah: Dari Jurnalis Senior hingga Menjadi Pilar Historis PJMI
- Pesan dan Kesan untuk PJMI di Usia ke-15
- Kiprah Mohammad Anthoni di Fase Sunyi: Merajut Ukhuwah dan Akar Sejarah PJMI
- Napas Perjuangan 15 Tahun PJMI: Dari Tujuh Pemrakarsa hingga Kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia: dari tujuh pemrakarsa hingga kepemimpinan Mohammad Anthoni, Iwan Samariansyah, dan Ismail Lutan
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- UNAS Gelar ICGI ke-3, Soroti Polycrisis Global dan Pentingnya Ketahanan Dunia Menuju 2030
- Alumni Madinah dan Saudi Arabia Kecam Keras Serangan terhadap Bandara Riyadh, Desak Perlindungan Jamaah Umrah dan WNI
Baca berita lainnya hanya di WARTAIDAMAN.com

/ pjmi/ wi/ nf/ 291026:
suka/ kor072/ wi/ nf/ 211026: suwito
Views: 0



















