Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Sumpah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kaoem Betawi Jakarta
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
Lebih lanjut, Ny. Dhietha Yuniar menekankan pentingnya peran strategis istri prajurit, terlebih masih dalam suasana peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau mengajak seluruh anggota untuk terus menanamkan semangat persatuan, ketangguhan, dan pengabdian.
Sementara itu dalam pengarahannya, Ny. Nuning Achiruddin menyampaikan rasa bahagia dan bangga dapat bertatap muka secara langsung dengan para anggota Persit jajaran Koorcab Rem 072. Beliau menegaskan bahwa momen olahraga bersama ini tidak sekadar aktivitas fisik, melainkan sarana strategis untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan solidaritas, serta menjaga kebugaran jasmani dan rohani seluruh anggota.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
- Kemenhaj dan Kementerian Kebudayaan Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
- Hadiri Istighosah Kebangsaan Hari Santri 2026, KH Zaitun Rasmin: Semangat Resolusi Jihad Harus Terus Hidup untuk Menjaga Persatuan Bangsa
- Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ketum PB Al Washliyah Sampaikan 4 Pesan
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
- Hari Jadi Ke-75 Humas Polri: Kapolda Gorontalo Berbagi Kehangatan Dengan Insan PERS
“Melalui tubuh yang sehat, kita harapkan jiwa raga kita akan semakin kuat. Jadikan momentum ini untuk sejenak melepaskan penat dari rutinitas harian, sehingga kita dapat kembali bersemangat dalam menjalankan tugas dan peran masing-masing,” ujar Ny. Nuning Achiruddin.
Lebih lanjut, Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro mengingatkan kembali pentingnya kesadaran akan peran ganda yang diemban oleh setiap istri prajurit. Menurutnya, anggota Persit tidak hanya bertindak sebagai pendamping suami yang setia dalam suka dan duka, tetapi juga sebagai ibu yang mendidik generasi penerus bangsa serta bagian dari anggota masyarakat. Keharmonisan rumah tangga dan dukungan istri dinilai menjadi kunci utama keberhasilan tugas pokok prajurit TNI Angkatan Darat.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
Views: 16




















