Beranda / Kolom / PORProv Jabar di Kota Bekasi: BIMA Mendesak Kolaborasi Pemuda, Jangan Hanya Jadi Penonton

PORProv Jabar di Kota Bekasi: BIMA Mendesak Kolaborasi Pemuda, Jangan Hanya Jadi Penonton

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

BEKASI – Barisan Insan Muda (BIMA) melalui Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP-nya, Bayu Ade Putra, menyambut positif penunjukan Kota Bekasi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (PORProv) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Namun, BIMA menekankan bahwa event akbar ini harus melampaui sekadar kompetisi olahraga; ia harus menjadi katalisator bagi pemberdayaan pemuda, UMKM, dan ekonomi kreatif di daerah.

Bayu menegaskan bahwa persiapan PORProv tidak boleh berjalan eksklusif. Ia mendesak agar proses perencanaan hingga eksekusi dilakukan secara terbuka dan kolaboratif, memberikan ruang nyata bagi elemen pemuda untuk terlibat aktif, bukan hanya menjadi penonton pasif.

“Kami berharap persiapan PORProv dilakukan secara terbuka dan kolaboratif. Pemuda jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus diberikan ruang untuk terlibat dan mengambil peran,” ujar Bayu dalam keterangannya.

Siap Berkontribusi Sejak Fase Persiapan

Sebagai bentuk komitmen nyata, BIMA menyatakan kesiapannya untuk turun tangan langsung. Organisasi pemuda ini menawarkan kontribusi melalui mobilisasi jaringan relawan (volunteer), dukungan publikasi digital, serta aktivasi komunitas olahraga dan pelaku ekonomi kreatif lokal.

Bayu menolak pendekatan yang hanya memberikan apresiasi setelah acara selesai. Ia menginginkan keterlibatan yang substantif sejak awal.

“Kami tidak ingin hanya memberikan apresiasi setelah kegiatan selesai. BIMA siap ikut bekerja sejak persiapan hingga pelaksanaan, sepanjang diberi ruang untuk berkolaborasi dengan Pemkot, KONI, panitia, dan seluruh stakeholder,” tegasnya.

Membangun Legacy dan Tuan Rumah yang Berkelas

Lebih jauh, Bayu mengajak seluruh warga Kota Bekasi untuk menampilkan wajah terbaik sebagai tuan rumah. Keramahan, ketertiban, dan sportivitas dinilai sama pentingnya dengan fasilitas pertandingan dalam meninggalkan kesan positif bagi para atlet dan kontingen dari seluruh Jawa Barat.

“Mari kita tunjukkan bahwa Kota Bekasi bukan hanya mampu menjadi tuan rumah, tetapi juga mampu menjadi tuan rumah yang ramah, tertib, sportif, dan membanggakan,” serunya.

Visi jangka panjang BIMA adalah memastikan PORProv Jabar meninggalkan legacy yang berkelanjutan. Event ini diharapkan tidak berhenti saat upacara penutupan digelar, melainkan menjadi fondasi bagi ekosistem olahraga dan kepemudaan yang lebih kuat di masa depan.

Bagi Bayu, esensi kemenangan dalam PORProv bukanlah medali semata, melainkan dampak sosial yang dihasilkan. “PORProv bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana olahraga melahirkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdampak bagi daerah,” pungkasnya.(AW)

 

 

 

 

*anwi/ wi/ nf/ 210826

Views: 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *