Baca Juga di WARTA IDAMAN (3)
- Azis Khafia: Sumpah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kaoem Betawi Jakarta
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
Beberapa aspek pembentukan karakter yang ditekankan di pesantren meliputi: kedisiplinan dan kemandirian, gotong royong dan kepedulian sosial, toleransi, sikap inklusif dan kepemimpinan dan tanggung jawab. Aspek-aspek ini sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi tantangan global dan membangun masa depan bangsa yang lebih baik.
Untuk tetap relevan dan mampu menjawab tantangan zaman, banyak pesantren telah melakukan inovasi dan modernisasi, antara lain dengan integrasi kurikulum nasional dan internasional, pengembangan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi, penguatan program kewirausahaan, keterampilan atau kecakapan hidup dan peningkatan kualitas pengajar dan fasilitas pendidikan.
Baca Juga di WARTA IDAMAN (4)
- Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
- Kemenhaj dan Kementerian Kebudayaan Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
- Hadiri Istighosah Kebangsaan Hari Santri 2026, KH Zaitun Rasmin: Semangat Resolusi Jihad Harus Terus Hidup untuk Menjaga Persatuan Bangsa
- Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ketum PB Al Washliyah Sampaikan 4 Pesan
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
- Hari Jadi Ke-75 Humas Polri: Kapolda Gorontalo Berbagi Kehangatan Dengan Insan PERS
Modernisasi ini tidak menghilangkan esensi dan nilai-nilai luhur pesantren, tetapi justru memperkuat perannya dalam mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi era globalisasi[4].
Pesantren memiliki potensi besar dalam berkontribusi terhadap pembangunan masa depan bangsa Indonesia. Beberapa aspek kontribusi pesantren diantaranya dengan mencetak pemimpin yang berintegritas dan berkarakter kuat, mengembangkan ekonomi berbasis syariah dan kewirausahaan sosial, mempromosikan perdamaian dan toleransi di tengah keberagaman serta menjaga dan mengembangkan khazanah keilmuan Islam.
Dengan kekuatan ini, pesantren dapat menjadi salah satu ujung tombak dalam membangun Indonesia yang maju, berkeadilan, dan berperadaban tinggi[5].
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN (5)
Views: 55




















