
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Azis Khafia: Sumpah Pemoeda 28 Oktober 1928 dan Kaoem Betawi Jakarta
- Refleksi Hari Santri Nasional: Dari Ideologi ke Imagogi, Ketika Perjuangan Tergantikan oleh Pencitraan
- RETORIKA AMBIGU: ROCKY GERUNG, MBG, DAN PRAGMATISME POLITIK
- SANTRI HARUS DIBERI PELUANG UNTUK MEMBUAT RESOLUSINYA SENDIRI
- DARI PARIS KE ASIA: Dampak Global Krisis Biaya Hidup, Utang Prancis, dan Keresahan Sosial 2026
- Hubungan Dunia Politik dan KAHMI: Lengah terhadap Jasa Para Senior?
Dan Panitia Syekh George dengan team Perumus akademik, terukur telah rampungkan dokumen hasil simposium untuk disampaikan ke Presiden Prabowo dari kesadaran Kahmi amankan kedaulatan RI.
Sambutan Ketua MPR Syaiful mengatakan pengulangannya bahwa kelahiran HMI dalam kesadaran RI yang baru lahir terancam oleh agama penjajah Belanda yang ingin kembali menjajah sehingga membutuhkan dukungan masyarakat.
Maka Mahasiswa Lafran Pane dan Mintaraja mendirikan HMI yang makin berkembang di kampus melanjutkan jihad lawan pemberontakan PKI 1948 dan melahirkan Kahmi setelah HMI melawan PKI 1965 sehingga kini HMI menjadi organisasi pemuda Islam terbesar untuk solusi segala persoalan RI yang MPR inilah sejarah
GBHN diproduxi kader Yakusa (Yaqin Usaha Sampe) dengan pasrah pada Swt.
>>> ke Halaman 3
Baca Juga di WARTA IDAMAN
- Danrem 072/Pamungkas Ajak Mahasiswa Pesantren Perkuat Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara
- Jawaban Lengkap Menhaj soal Pengangkatan Tenaga Ahli dan Awal Pembentukan Kemenhaj
- Kemenhaj dan Kementerian Kebudayaan Jajaki Museum Haji Indonesia, Lestarikan Jejak Sejarah Bangsa
- Hadiri Istighosah Kebangsaan Hari Santri 2026, KH Zaitun Rasmin: Semangat Resolusi Jihad Harus Terus Hidup untuk Menjaga Persatuan Bangsa
- Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Ketum PB Al Washliyah Sampaikan 4 Pesan
- Kapolda Gorontalo Beri Penghargaan kepada 26 Personel Berprestasi dalam Penindakan Tambang Ilegal
Views: 26

















