Beranda / SYIAR HIJRAH / Membaca Surah Al Fatihah dalam Sholat lazimnya terjadi dialog antara hamba dan Tuhan*

Membaca Surah Al Fatihah dalam Sholat lazimnya terjadi dialog antara hamba dan Tuhan*

 

WARTAIDAMAN.com 

 

 

DR.H.M.Suaidi,M.Ag.

 

Dalam salat adalah momen terjalinnya komunikasi spiritual di mana Allah SWT memberikan perhatian dan respons langsung terhadap pujian hamba-Nya.

Berdialog dengan Tuhan. Terdapat dalam sebuah hadits :

رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: قَسَمْتُ الصَّلَاةَ بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي نِصْفَيْنِ، وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ، فَإِذَا قَالَ الْعَبْدُ:{ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ } قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: حَمِدَنِي عَبْدِي، وَإِذَا قَالَ:{ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ } قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي، وَإِذَا قَالَ:{ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ } قَالَ اللَّهُ: مَجَّدَنِي عَبْدِي، فَإِذَا قَالَ:{ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ } قَالَ: هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ، فَإِذَا قَالَ:{ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } قَالَ: هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَلَ

Rasulullah SAW bersabda: Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: ‘Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian. Dan bagi hamba-Ku apa yang dia mohonkan. Maka ketika hambaku berkata:

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Segala Puji Hanya Bagi Allah, Tuhan semesta alam). Allah SWT berfirman:

حَمِدَنِي عَبْدِي
(Hambaku telah memuji-Ku)

dan ketika seorang hamba berkata:

الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

ِ(Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang)

Allah ‘SWT berfirman:

أَثْنَى عَلَيَّ عَبْدِي
(Hambaku telah memujiku)

dan ketika seorang berkata:

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

(Yang Menguasai di Hari Pembalasan),

Allah berfirman:

مَجَّدَنِي عَبْدِي
(Hambaku telah memuliakan Aku”

dan ketika seseorang berkata:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِين

ُ(Hanya kepada Engkau kami menyembah dan hanya kepada Engkau kami memohon pertolongan),

Allah SWT pun berfirman:

هَذَا بَيْنِي وَبَيْنَ عَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَل
َ
(ini adalah bagian-Ku dan bagian hamba-Ku, dan bagi hamba-Ku apa yang dimintanya).
dan saat berkata:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّين

(Tunjukanlah Kami Jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. ),

Allah pun berfirman:

هَذَا لِعَبْدِي وَلِعَبْدِي مَا سَأَل

َ(Ini adalah bagi hambaku, dan bagi hambaku apa yang dia pinta). (HR Muslim).

 

Muga bermanfaat.

 

 

 

 

 

*anwi/ wi/ nf/ 191125

Views: 62

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INDONESIA CARE - NTT
DONASI TERBAIK MU MELALUI "I CARE"
BSI
7000555292
Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif Empati

BERLANGGANAN GRATIS

Silahkan Ketik Email Anda, di bawah ini:
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz
Mushaf Hapalan Al Qur'an Hifz

Social Icons

KATEGORI

STATISTIK

  • 0
  • 156
  • 145
  • 284
  • 211
  • 5,914
  • 19,295
  • 168,461
  • 255,524
  • 151,072
  • 62
  • 4,775
  • 270